KATADIA MAKASSAR || Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak para pelaku industri kreatif dan selebgram untuk ikut berperan aktif dalam menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kota Makassar kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama selebgram se-Kota Makassar yang digelar di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Munafri, yang akrab disapa Appi, peran kreator digital saat ini sangat penting dalam membantu pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih luas dengan cara yang kreatif dan mudah dipahami.
“Saya sangat menunggu momentum seperti ini. Karena sekarang banyak sekali program pemerintah kota yang bukan hanya perlu dijalankan, tetapi juga perlu disosialisasikan dengan cara penyampaian yang baik,” ujarnya.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa saat para pelaku industri kreatif berkumpul dalam momentum silaturahmi di bulan suci Ramadan tersebut. Wali Kota Makassar menyambut langsung para selebgram dan kreator konten dari berbagai komunitas yang selama ini aktif mewarnai ruang digital dengan karya kreatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem.
Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Makassar dengan komunitas industri kreatif, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam suasana santai namun penuh makna, berbagai ide dan gagasan mengalir dari para kreator digital yang hadir. Appi bahkan meminta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar untuk memaksimalkan potensi para kreator digital di Makassar agar dapat berkolaborasi dengan pemerintah.
Menurutnya, para pelaku industri kreatif dapat menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan kritik konstruktif terhadap pelayanan publik.
“Silakan menjadi corong pemerintah, bukan hanya menyampaikan program, tapi juga memberikan kritik. Kalau ada yang tidak bagus, sampaikan. Itu penting supaya kami bisa memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyinggung sejumlah isu perkotaan yang menjadi perhatian pemerintah, seperti penataan trotoar serta pengelolaan sampah rumah tangga.
Ia mengajak para kreator digital untuk ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dan memanfaatkannya melalui metode seperti komposter dan maggot.
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya masalah, tapi juga bisa memberikan nilai ekonomi bagi rumah tangga,” katanya.
Selain itu, Wali Kota Makassar memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Makassar yang membutuhkan dukungan sosialisasi dari para kreator digital.
Beberapa di antaranya adalah program sambungan air bersih gratis dari PDAM bagi masyarakat kurang mampu, layanan pengaduan masyarakat melalui aplikasi Lontara, program seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP, serta kebijakan iuran sampah gratis bagi rumah tangga kurang mampu.
Di bidang perlindungan sosial, Pemerintah Kota Makassar juga menanggung iuran BPJS bagi puluhan ribu masyarakat. Tahun ini, sebanyak 81 ribu warga mendapatkan jaminan sosial yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Selain itu, terdapat sekitar 41 ribu penerima jaminan hari tua bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan, termasuk membuka peluang bagi pekerja kreatif untuk didaftarkan dalam program tersebut.
Munafri berharap melalui pertemuan ini terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan komunitas kreatif sehingga berbagai program pembangunan dapat tersampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat.
“Kami berharap setelah pertemuan ini, para pelaku industri kreatif dapat terus menjalin komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai OPD untuk menyosialisasikan program-program Pemerintah Kota Makassar secara lebih luas,” harapnya.
Sementara itu, perwakilan komunitas selebgram Makassar, Ahmad Zuhaelsi yang akrab disapa Abu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas undangan silaturahmi tersebut.
Ia berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara komunitas kreator digital dan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Makassar.
“Semoga ke depan teman-teman di sini bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar bersama Pak Wali Kota,” ujarnya.