Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Hak Pendidikan WBP Terpenuhi, Lapas Narkotika Sungguminasa Gandeng PKBM Kader Bangsa

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) perpanjangan kerja sama dengan PKBM Kader Bangsa Kota Makassar yang berlangsung pada Rabu (6/5) di ruang Kepala Lapas.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Arief Wicaksono serta Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Awaluddin.

Perpanjangan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan program pendidikan bagi WBP, khususnya bagi mereka yang sempat terhenti pendidikannya.

Melalui program pendidikan kesetaraan yang difasilitasi oleh PKBM Kader Bangsa, para WBP tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan meski tengah menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas Narkotika Sungguminasa tidak hanya berfokus pada pembinaan spiritual, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas intelektual warga binaan.

Lapas hadir sebagai wadah pembinaan yang menjamin pemenuhan hak-hak WBP secara menyeluruh, termasuk hak memperoleh pendidikan yang layak.

Kalapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menegaskan pentingnya pendidikan dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan masa depan WBP.

“Pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk pola pikir dan masa depan warga binaan.

Pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek spiritual semata, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas intelektual.

Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap WBP dapat memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki bekal yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, para WBP diharapkan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup, sehingga mampu berkontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat.(**)

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending