Sabtu, Mei 25, 2024

Songsong HUT Bhayangkara ke 74 Polres Bone Bentuk Kampung Tangguh

Watampone, KataDia Menyambut Hari Bhayangkara ke 74, Polres Bone bersama Pemerintah Kabupaten Bone akan membentuk kampung tangguh selain untuk dilombakan dalam rangkaian Hari Bhayangkara sebagai bentuk percontohan dalam penerapan protokol kesehatan di New Normal.

Untuk maksud tersebut Bupati Bone Dr H A Fahsar M Padjalangi, M.Si., bersama Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra, S.I.K., menggelar Rapat Koordinasi pembentukan Kampung Tangguh dalam menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran COVID-19 di Ruang Rapim Kantor Bupati Bone, Kamis (11/06/2020).

Kapolres Bone menuturkan pembentukan Kampung Tangguh merupakan salah satu program dari Polri dalam menciptakan lingkungan kampung yang mampu bertahan dalam situasi COVID-19 sekarang ini.

“Desa itu nantinya bakal mengedepankan protokol kesehatan, mulai dari pakai masker, jaga jarak, makan sehat, cuci tangan pakai sabun, rajin olahraga, tidak merokok,” jelasnya.

Selain itu, kata Kapolres kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ke-74 yang akan dilaksanakan 1 Juli 2020 mendatang. “Nantinya bakal dinilai secara nasional dan kampung tangguh nusantara ini juga sebagai kado Hari Bhayangkara 1 Juli,” dimana Desa yang ditunjuk sebagai percontohan Kampung Tangguh yakni Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone ujarnya.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Bone Drs H.Ambo Dalle, M.M., Plt. Sekda Bone Drs. A. Muhammad Yamin, AT.,M.Si., Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bone, Camat Barebbo, serta Kepala Desa Lampoko.

Bupati Bone mengaku optimis Bone dapat menjadi juara nasional bila menerapkan program Kampung Tangguh ini dengan baik asalkan tercipta kolaborasi antar instansi, maupun OPD dalam mengawal Desa Lampoko menjadi Kampung Tangguh Nusantara. “Karena yang bakal dinilai nantinya ketangguhan masyarakatnya dalam menghadapi pandemi COVID-19,” ucap Bupati Bone.

Lanjut Bupati Bone juga mengusulkan Kampung Tangguh Bone dinamakan “Wanua Porena Bone” yang dimaknai sebagai sebuah kampung yang masyarakatnya tangguh disegala bidang, yakni memiliki kecerdasan lokal yang berwawasan nasional,” tutupnya

Pewarta : A.Syafri Azis

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles