Senin, Juni 17, 2024

Bahas Ini, Lapas Narkotika Sungguminasa Ikuti Rapat Koordinasi Secara Virtual

KataDia, Sungguminasa – Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa mengikuti rapat koordinasi secara virtual terkait persiapan program pelatihan menjadi tenaga konstruksi bersertifikat bagi para petugas dan WBP. Kegiatan rapat koordinasi yang digelar pihak Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Kementerian PUPR yang di lakukan untuk wilayah regional Sulawesi Selatan dan Gorontalo tersebut terpusat di Kota Makassar dengan menggunakan media Videoconference dan terkoneksi dengan 9 Lapas lainnya, Senin (03/8/20).

Pelatihan bersertifikat yang sedianya akan dibuka di kota pare-pare 24 Agustus 2020 mendatang ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman yang pernah ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly tahun 2018 silam tentang peningkatan kapasitas bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan di Bidang Jasa Konstruksi.

Kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani 2/3 dari masa tahanan. Dengan begitu, warga binaan dan petugas memiliki kemampuan di bidang jasa konstruksi.

Afandi Andi Basri selaku ketua panitia sekaligus mewakili Kepala Balai Jasa Konstruksi wilayah VI Makassar Kementerian PUPR dalam paparnya mengatakan peserta yang terkomfirmasi sebanyak 300 orang dari 9 Lapas dan akan dikelompokkan kedalam sub kompetensi yang terdiri dari konstruksi kayu, bidang kerja batu dan tukang besi atau teknik las, serta tata taman khususnya untuk WBP perempuan.

Dalam paparannya juga Afandi menerangkan bahwa seluruh warga binaan yang nantinya tersertifikasi sebagai tenaga kerja konstruksi ini akan tercatat dalam sistem database LPJK dan akan menjadi sumber informasi bagi seluruh badan usaha jasa konstruksi yang memerlukan tenaga terampil untuk pembangunan infrastruktur. Sehingga mereka akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja setidak-tidaknya pada proyek konstruksi di wilayah terdekat dengan domisilinya.

Pihak Lapas Narkotika Sungguminasa sendiri rencananya akan mengikutkan 2 orang petugas dan 100 WBP penghuni pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sungguminasa.

Kasubsi Sarana Kerja Lapas Narkotika Sungguminasa Andi Dikman, mengatakan program kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan pemasyarakatan yakni para Narapidana (yang telah menjalani 2/3 dari masa tahanan) dan Klien (yang mendapatkan bebas bersyarat), dan juga kepada para petugas pemasyarakatan agar memiliki kemampuan bidang jasa konstruksi.

Lebih lanjut Andi Dikman menerangkan, pelatihan konstruksi bukan tujuan utama, hanya suatu proses. “Tujuan akhirnya adalah para warga binaan harus bisa mendapatkan skill dan kompetensi kerja setelah bebas” Tegas Dikman

Sebelumnya, pihak Lapas Narkotika Sungguminasa juga telah sukses melatih warga binaan dalam berbagai kegiatan keterampilan mulai dari budidaya ikan lele, beternak bebek, bahkan sampai pada pembuatan pakan ikan dan bercocok tanam.

 

Laporan Nanang

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles