Minggu, April 21, 2024

Meski Pandemi Covid 19, Realisasi KUR Triwulan I 2021 Soppeng Sebesar Rp84,45 M

KataDia, Bone – Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, tetapi realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Soppeng Sampai dengan Triwulan I 2021 mencapai sebesar Rp84,45 miliar dan pada urutan yang ke empatbelas bila dibandingkan dengan 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini

Berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Sampai dengan Triwulan I 2021, realisasi KUR di Kabupaten Soppeng tercatat sebesar Rp84,45 miliar atau 3,12% dari total realisasi KUR di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp1,48 triliun.

Apabila dilihat dari jumlah debitur KUR, Kabupaten Soppeng juga pada urutan kelimabelas yaitu sebanyak 2.373 debitur atau 3,23% dari total debitur di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 40.038 debitur.

Bila dilihat dari jenis skema kredit, Kredit Mikro merupakan yang terbesar realisasi di Kabupaten Soppeng, yaitu sebesar Rp58,24 miliar atau 68,97% dari total realisasi sebesar Rp84,45 miliar.

Disusul, Kredit Kecil sebesar Rp23,63 miliar atau 27,98%, dan Kredit Supermi (Super Mikro) sebesar Rp2,57 miliar atau 3,05%.

Apabila dilihat dari penyalur KUR di Kabupaten Soppeng, Bank BRI merupakan yang terbesar realisasinya yaitu sebesar Rp34,27 miliar atau 76,41% dari total sebesar Rp44,86 miliar, disusul Bank BNI sebesar Rp4,79 miliar atau 10,68%, Bank Mandiri sebesar Rp4,70 miliar atau 10,49%, BNI Syariah sebesar Rp1,02 miliar atau 2,27% dan BRI Syariah sebesar Rp70,00 juta atau 0,16%.

Sementara itu, bila dilihat dari sektor ekonomi di Kabupaten Soppeng terdapat tiga penyumbang terbesar, yaitu Sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan merupakan yang terbesar menyerap KUR yaitu sebesar Rp40,16 miliar atau 47,56%, disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp29,62 miliar atau 35,07%

Kemudian yang ketiga sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosbud, Hiburan dan Perorangan lainnya sebesar Rp6,32 miliar atau 7,48%, sisanya tersebar di berbagai sektor ekonomi lainnya yang perlu terus dikembangkan.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap kepada pelaku UMKM meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, dapat terus melakukan terobosan maupun inovasi unggulan. Baik dari sisi produk maupun pemasarannya.

Dengan memanfaatkan KUR sebagai salah satu alternatif pembiayaan yang murah, yaitu bunga 6% per tahun karena mendapatkan subsidi bunga dari Pemerintah.

Laporan A.Syafri Azis

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles