Rabu, Juni 19, 2024

Perempuan Diduga Jadi Korban Pemukulan oleh Oknum Ojol Dekat Kampus UIN Samata

KATADIA,MAKASSAR || Kabar mencengangkan datang dari dekat Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Samata, Kabupaten Gowa, yang beredar di media sosial Instagram makassar_iinnfo. Seorang perempuan menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum ojek online (ojol) dalam insiden yang terjadi akibat ketidaksesuaian titik penjemputan, yang berujung dengan tindakan kekerasan oleh sang driver (pelaku).

Berawal dari kesalahan saat memesan ojek online, korban yang diidentifikasi dengan inisial CS, salah memasukkan lokasi penjemputan. Setelah diberi arahan oleh CS, driver (pelaku) seharusnya mengikuti instruksi tersebut. Namun, driver tersebut tampak kesal dan marah karena titik penjemputan yang ditentukan ternyata tidak sesuai dengan harapan sang driver.

Dengan sangat cepat dan tanpa memberikan kesempatan klarifikasi, sang driver diduga melampiaskan kemarahannya dengan cara yang sangat tidak pantas, yaitu dengan memukul CS (korban) secara fisik. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum ojol ini mengejutkan dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.

Tak hanya itu, kecaman dan reaksi marah dari netizen juga tersebar di akun Instagram milik daeng_brewok dan _abcd_bacot. Mereka mengecam tindakan oknum ojol tersebut, serta mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan jasa ojek online.

Akun milik imhaferlovez, mengatakan Minta tolong @polrestabes_makassar di tindak lanjuti.tks

Sebuah rekaman video juga menjadi bukti tragis dari insiden ini, di mana perempuan korban terlihat masih menggunakan helm ojol dan menangis. Perekam video tersebut mengatakan bahwa oknum ojol kembali memarahi korban, menyebabkan korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Insiden ini menjadi sorotan serius di media sosial dan mendorong masyarakat untuk menuntut keadilan bagi korban. Pihak berwenang diharapkan segera mengusut kasus ini dan menangkap pelaku, agar dapat memberikan kepastian hukum serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles