Senin, Februari 26, 2024

Anggota DPRD Luwu Timur Bahas Anggaran Program Penurunan Stunting dengan Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan

KATADIA, MAKASSAR || Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan kunjungan kerja penting ke Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan, yang berlangsung di ruang Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan pada Jumat (13/10/2023).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Anggota Komisi I DPRD Fraksi Nasdem, Tugiat, S. Ag., dan Anggota Komisi I DPRD Fraksi Demokrat, Suprianto, SE. Mereka disambut oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Advokasi dan KIE, Hj. Sitti Sulfiani, S. Sos., M. Si. Pertemuan ini berfokus pada pembahasan mengenai penganggaran dan intervensi untuk percepatan penurunan stunting di Luwu Timur.

Tugiat mengungkapkan keingintahuan terkait anggaran yang diperoleh oleh Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2024. Hal ini dianggap penting sebagai catatan untuk memantau penggunaan dan tujuan anggaran tersebut, apakah benar-benar menyasar masyarakat sesuai yang diharapkan.

Sitti memberikan informasi bahwa anggaran yang diterima Kabupaten Luwu Timur untuk tahun 2024 sekitar 6 Miliar rupiah untuk dana Bantuan Operasional Kesehatan dan Gizi (BOKB). Namun, dana tersebut masih terbilang kurang dan membutuhkan dukungan tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Luwu Timur.

Suprianto menunjukkan dukungan terhadap hal tersebut, tetapi menekankan bahwa informasi tersebut harus disampaikan secara transparan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan.

Koordinasi yang transparan akan membantu anggota Komisi I dalam proses perencanaan penganggaran, sehingga dana APBD dapat lebih efektif membantu program percepatan penurunan stunting di Luwu Timur.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen dari Anggota Komisi I DPRD Luwu Timur untuk mengawal dan mengawasi secara cermat proses percepatan penurunan stunting di Luwu Timur. Hal ini diharapkan dapat memastikan generasi di Luwu Timur dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles