Kamis, Februari 22, 2024

Pemerintah Bersama Anggota Komisi IX DPR RI Gelar Promosi Program Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Khusus

KATADIA,MAKASSAR || Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Aliyah Mustika Ilham, SE, M.Ap, kembali menggelar Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Khusus
.
Kegiatan ini dilaksanakan di Four Point Hotel diikuti Anggota BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Makassar dan penyajian materi dari Kepala DPPKB Kota Makassar Syahruddin, S.Sos., M.Adm. Pem (7/10/23).
.
Aliyah Mustika Ilham mengatakan salah satu mitra Komisi IX DPR RI adalah BKKBN yang tupoksinya memberikan edukasi dan meningkatkan kualitas kesehatan kepada masyarakat.
.
“Saat ini stunting menjadi fokus pemerintah dan merupakan program prioritas nasional dengan target penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2024” ungkap Aliyah Mustika Ilham
.
Dalam sambutannya Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel yang diwakili Ketua Pokja Advokasi dan KIE Hj. Siti Sulfiani, S. Sos, M.Si mengatakn data SSGI Tahun 2022 angka prevalensi stunting Sulawesi Selatan sebesar 27,2 persen, angka ini masih di atas nasional yaitu 21,6 persen, sedangkan Kota Makassar 18,4 persen.
.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan BKKBN saja, namun dibutuhkan dukungan peran serta dari semua pihak baik pemerintah, swasta, Akademisi, masyarakat, media dan Komisi IX DPR RI sendiri sebagai mitra strategis BKKBN” ungkap Sulfiani
.
Lebih lanjut Sulfiani mengatakan penyebab utama stunting adalah malnutrisi dalam jangka panjang (kronis). Kekurangan asupan gizi  bisa terjadi sejak bayi masih di dalam kandungan karena ibu tidak mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
.
Stunting dapat dicegah dengan melakukan  pemenuhan gizi sejak bayi  dalam kandungan atau dikenal dengan  1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sebuah fase yang  dimulai sejak terbentuknya janin pada saat kehamilan 270 hari hingga anak berusia dua tahun 730 hari” jelas Sulfiani
.
“kegiatan ini mampu memberikan informasi program Bangga Kencana dalam percepatan penurunan stunting kepada seluruh pihak yang  hadir, agar Bersama-sama dapat mencegah terjadinya resiko stunting baik dalam keluarga maupun masyarakat secara luas” tutup Sulfiani

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles