Senin, Februari 26, 2024

Anies Baswedan Menutup Debat Capres Pertama dengan Sorotan terhadap Hukum dan Tata Kelola Etis

KATADIA,JAKARTA || Dalam penutupan perdebatan capres pertama untuk pemilihan presiden 2024, kandidat nomor urut satu, Anies Baswedan, menyampaikan pidato yang menggugah, menyoroti kekhawatiran terkait integritas sistem hukum negara dan tata kelola pemerintahan yang etis. Selasa 12 Desember 2023

Dengan menggambarkan Indonesia berdiri di persimpangan jalan yang krusial, Anies menekankan bahwa pemilihan presiden mendatang memiliki peranan penting dalam menentukan apakah Indonesia tetap menjadi negara yang diperintah oleh hukum atau akan tunduk pada kekuasaan semata.

Mantan Gubernur Jakarta itu menyoroti keberadaan orang dalam dalam urusan pemerintahan, mengisyaratkan implikasi etis dalam kerangka tata kelola. Anies menegaskan pentingnya tindakan yang etis dalam tata kelola pemerintahan.

Dalam penutupan pidatonya, Anies menyatakan solidaritas dengan rakyat Indonesia, menekankan keinginan bersama untuk memiliki sebuah negara di mana korupsi bisa diberantas sepenuhnya, pemerintah memberikan pelayanan terbaik, dan standar etika dijunjung tinggi.

Dia menyatakan, “Saya yakin kita, rakyat Indonesia, semua menginginkan sebuah negara di mana praktik korupsi benar-benar dihilangkan, di mana pemerintah memberikan pelayanan terbaik, dan di mana kita memegang teguh standar etika. Kita bersatu dalam aspirasi tersebut.”

Anies mendorong untuk bersama-sama menjaga Indonesia sebagai negara di mana kekuasaan diatur oleh hukum. Dia menekankan pentingnya menjunjung tinggi standar etika dan mengkritik penyembunyian pelanggaran etika di balik keputusan hukum.

Dia menekankan perlunya kepemimpinan tertinggi memberikan contoh etis dan memperingatkan tentang bahayanya mengorbankan nilai-nilai etis, dengan menyebut dampak yang merusak terhadap keutuhan negara.

Dalam menggarisbawahi pentingnya pemilihan mendatang bagi generasi muda, Anies mendorong mereka untuk mempertimbangkan implikasi masa depan dari pilihan mereka. Dia meyakinkan kemampuan mereka untuk memilih seorang presiden yang berkomitmen pada kesejahteraan negara daripada yang bermain-main dalam politik.

Selain itu, Anies memastikan kepada masyarakat bahwa kebebasan berekspresi akan dijaga, dengan menyatakan akhir dari suasana takut, dan mengakhiri dengan pernyataan yang menggema, “Wakanda no more, Indonesia forever.”

Pernyataan penutupan Anies Baswedan mencerminkan panggilan untuk tata kelola pemerintahan yang etis, menjunjung tinggi aturan hukum, dan memberdayakan generasi muda untuk membentuk masa depan Indonesia melalui pemilihan yang sadar dalam pemilihan presiden yang akan datang.

Sumber cnnindonesia.com

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles