Kamis, Februari 29, 2024

Pengajian K.H. M. Said Abd. Shamad di Masjid Darussalam: Renungan Menyambut Tahun Baru 2024

KATADIA,MAKASSAR. || Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar, K.H. M. Said Abd. Shamad, Lc, membawakan ceramah pengajian pada kajian pekanan di Masjid Darussalam Muhammadiyah Borong Jambu Manggala Makasaar, Senin malam 1 Januari 2024 di masjid yang terletak di Jl. Borong Jambu Makassar ini.

Pengajian yang dilaksanakan usai salat Magrib sampai dengan memasuki waktu salat Isya, turut di hadiri Pengurus Cabang Muhammadiyah Manggala dan Pengurus Ranting Muhammadiyah se-Manggala serta anggota dan simpatisan persyarikatan Muhammadiyah di tempat itu.

KH.Abdul Said Samad kesempatan itu mengatakan, memperingati pergantian tahun Miladiyah dari 2023 ke 2024, maka selaku pengurus masjid atau pengurus Muhammadiyah harus bekerja dan beramal serta berbuat baik lebih bagus dibandingkan dengan tahun- tahun sebelumnya.

Pada tahun baru miladiyah ini 1 Januari 2024, itu berarti bertambah lagi satu tahun umur dan itu berarti ajal semakin dekat satu tahun lagi. Ajal seseorang tidak akan maju dan juga tidak akan mundur, katanya.

Anak anak Bani Adam dilahirkan dalam keadaan menangis, tetapi sebaliknya orang orang disekelilingnya tertawa dan riang gembira menyambut kelahiran anak bayi. Tetapi ada juga masanya terbalik, manusia sekeliling menangis karena ajal telah datang.

KH Abdul Said meminta agar jangan menangis dua kali kalau menghadapi kematian, tetapi tersenyum bahagia, hati tertawa dan bahagia hendak bertemu dengan Allah SWT.

Seseorang akan tersenyum dan hati bahagia ketika ajal menjemput maka harus mempersiapkan amal dan kebaikan, katanya.

Pada kesempatan itu KH Abdul Said juga membahas tentang tiga aspek takwa pertama, takwa adalah diumpamakan orang yang berjalan di jalanan yang banyak duri, rintangan, batu-batuan dan tidak memakai alas kaki, maka seseorang itu harus hati- hati agar tidak tidak tertusuk duri atau rintangan lainnya.

Makanya dalam menjalani hidup ini harus serba hati-hati dapat membedakan mana yang halal harus dilakukan serta mana yang haram harus dihindari.

Aspek kedua dari takwa adalah, seseorang hamba-Nya harus senantiasa mengingat Allah SWT, ingat nikmat kesempatan dan kesehatan yang diberikan, cukup banyak orang yang harus dirawat di rumah atau rumah sakit.

Nikmat makanan dan minuman yang diberikan dibanding sesama ummat yang ada di Palestina. Nikmat yang diberikan itu harus senantiasa ditaati dan jangan didurhakai.

Ketiga aspek takwa adalah selalu ada perasaan takut kepada Allah SW, dengan mengamalkan kitab suci Al-Quran dan mengamalkan petunjuknya selalu merasa cukup sedikit bersih dan halal serta selalu bersiap hadapi panggilan kematian, berlomba menuju pada kebaikan serta peningkatan hubungan dengan sesama manusia.

Pengajian pekanan setiap Senin malam atas undangan Ketua Pengurus Masjid Darussalam Dr. Masriadi dan Sekretaris, H. Ilyas Djamaluddin.

Pada pengajian pekanan ini turut hadir Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Manggala, Muhammad Ali, S.Ag, M.Pd,I; Wakil Ketua, H. Muhammad Amin; H. Ilyas Djamaluddin, beberapa ketua Majelis PCM Manggala lainnya serta Pengurus Ranting Muhammadiyah se-Cabang Manggala.(***)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles