Senin, Februari 26, 2024

Provinsi Sulsel Segera Miliki Rumah Sakit Khusus Jantung, Otak, dan Kanker: Beroperasi Mulai Juli 2024

KATADIA,MAKASSAR || Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan segera menjadi tuan rumah Rumah Sakit Khusus Jantung, Otak, dan Kanker. Pengumuman ini terjadi dalam Refleksi Konsolidasi Program Kerja RS Vertikal Tahun 2024 yang diadakan di Hotel The Rinra Kota Makassar pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.

Pada sambutannya, Pj Gubernur Bahtiar memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, terutama Kementerian Kesehatan, terhadap Provinsi Sulsel. Kota Makassar, Sulsel, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Refleksi Konsolidasi Program Kerja RS Vertikal Tahun 2024, menandakan keseriusan Kementerian Kesehatan menjadikan wilayah ini sebagai pusat pengembangan dan edukasi, terutama dalam bidang kesehatan.

Bahtiar menyampaikan, “Di Sulsel juga saat ini sedang berlangsung pembangunan RS UPT Vertikal di Makassar, yang didesain untuk dapat memberikan layanan komprehensif utamanya untuk penyakit katastrofik secara paripurna (diagnostik, terapetik, dan rehabilitatif). Sekaligus diciptakan untuk bersaing dengan rumah sakit lain di Kawasan Asia.”

Rumah Sakit Khusus Jantung, Otak, dan Kanker diharapkan dapat mengurangi antrian layanan jantung, kanker, dan stroke di wilayah Jawa, sekaligus memperluas jangkauan layanan dalam skala Nusantara. Dalam proyek ini, jika tidak ada kendala, dijadwalkan akan mulai beroperasi pada bulan Juli 2024 untuk melayani masyarakat.

Bahtiar menegaskan bahwa Sulsel, sebagai pintu gerbang Indonesia Timur dengan akses ke Sulawesi, Maluku, dan Papua, memiliki peran penting dalam memperbaiki bidang kesehatan di wilayah tersebut, yang pada akhirnya berkontribusi pada perbaikan kesehatan nasional. “Tugas kami semua, Pemerintah Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota, siap mendukung sepenuhnya kebijakan Bapak Menteri Kesehatan di bidang kesehatan,” ucapnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap Rumah Sakit Khusus ini dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan dengan kualitas terbaik untuk Indonesia Timur. Ia juga memberikan apresiasi terhadap desain dan lokasi rumah sakit tersebut, menyebutnya sebagai rumah sakit vertikal yang sesuai dengan pemilihan lokasi dan pemandangan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada rumah sakit terbaik Indonesia. Rumah Sakit Wahidin meraih Penghargaan Terbaik 1 untuk Pendaftaran Online, sementara Rumah Sakit Mata Makassar meraih Penghargaan Waktu Tunggu Pelayanan Terbaik Ke-2. Adapun Rumah Sakit Pendidikan mendapatkan Penghargaan Terbaik Ke-2.

Acara ini turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Bidang Pengawasan, Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila; Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya; Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dr. dr. Maxi Rondonuwu, DHSM, MARS; Inspektur Jenderal, drg. Murti Utami, MPH, QGIA, CGCAE; Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg. Arianti Anaya, MKM; Staf ahli Menteri bidang Desentralisasi Kesehatan Dr. Kirana Pritasari, M.Q.I.H; dan Senior Executive Vice President Digital Bank Mandiri Sunarto Xie. (*)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles