Rabu, Februari 21, 2024

Debat Kandidat: Anis Baswedan Mendorong Kemajuan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi

KATADIA, JAKARTA || Dalam debat kandidat, Anis Baswedan menyampaikan pandangannya terkait kemajuan sistem telekomunikasi dan teknologi informasi di Indonesia. Debat kandidat ke-lima berlangsung di JCC, Senayan,  Pilpres 2024, Minggu (4/2)

Menurutnya, Indonesia harus terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan tersebut. Ide Anis adalah meningkatkan kualitas manusia dan inovasi di sektor teknologi informasi.

Caranya adalah dengan mengundang pakar untuk melakukan alih teknologi bersama-sama dan memprioritaskan investasi pada karya yang didukung dengan perbaikan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.

Anis meyakini langkah ini akan membuka lowongan kerja bagi masyarakat lokal.

Dalam konteks ini, tiga aspek fundamental yang diutamakan oleh Anis adalah akses kecepatan, keamanan, dan perlindungan hak intelektual.

Ini dianggapnya sebagai prioritas untuk menarik investasi dan memastikan persiapan infrastruktur yang dibutuhkan.

Tanggapan Prabowo Subianto: Membangun Pabrik dan Mendorong Pendidikan

Prabowo Subianto menanggapi dengan solutif, menyatakan bahwa kehendak politik harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ia mengusulkan membangun pabrik segera dengan menyelesaikan masalah teknologi melalui pendidikan.

Prabowo berfokus pada mendidik lebih banyak anak-anak di bidang science, teknologi, engineering, dan matematika.

Programnya mencakup memberikan beasiswa, khususnya dalam bidang kedokteran dan sains teknologi.

Tanggapan Ganjar Pranowo: Kolaborasi dengan Industri Swasta

Ganjar Pranowo memberikan perspektif terkait industri swasta di Semarang. Ia menyebutkan bahwa pabrik gadget di kota tersebut dapat memberikan kontribusi dengan harga yang terjangkau.

Ganjar menyarankan untuk melibatkan industri swasta atau menugaskan kepada PT lain untuk memastikan pembuatan komputer dan laptop dengan harga terjangkau.

Pilihan lain adalah berkolaborasi dengan industri internasional yang memiliki pabrik di Indonesia untuk mencapai kemandirian teknologi.

Balasan Anis Baswedan: Memperjelas Pendekatan Kolaboratif

Anis Baswedan kembali menanggapi dengan memperjelas pendekatannya yang kolaboratif. Menurutnya, negara berperan sebagai regulator dan menciptakan ekosistem yang sehat.

Anis menekankan bahwa negara bukanlah yang membangun secara langsung, melainkan memberikan dukungan kepada BUMN dan swasta.

Dia menegaskan bahwa fungsi negara adalah memberikan keleluasaan, termasuk dalam hal regulasi pajak, namun pelaksanaannya tetap di tangan sektor swasta dan BUMN.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles