Senin, Juni 17, 2024

Misteri Pencurian Kuda: Potongan Ditempat dan Kericuhan Mencekam

KATADIA, JENEPONTO || Dua hari menjelang perayaan Idul Fitri 2024, ketegangan menyelimuti Lingkungan Barandasi, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.

Peristiwa pencurian kuda dengan modus dipotong ditempat mengguncang ketenangan warga. Pada Minggu, 08/04/2024

Peristiwa ini menimpa H. Bakri Lahaji, pemilik kuda yang rumah kebunnya berada di kawasan tersebut. Pencurian terjadi sekitar pukul 03.00 WITA, yang baru diketahui oleh korban saat mencari kudanya pada pukul 17.30 WITA.

Informasi menyebutkan bahwa kudanya terakhir kali terlihat di lingkungan Taba, Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Berdasarkan informasi tersebut, korban dan kerabatnya segera bergerak menuju lokasi yang disebutkan.

Usaha pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika mereka menemukan kudanya terpotong-potong di rumah kebun milik Lel. Saripuddin bin Haris, warga setempat.

Namun, situasi berubah drastis ketika pemilik rumah kebun, Lel. Saripuddin bin Haris, mengamankan diri di Polsek Binamu pada pukul 18.30 WITA.

Ketakutan akan amukan massa dari pihak pemilik kuda membuatnya mengambil langkah tersebut.

Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polres Jeneponto, Polsek Binamu, dan Polsek Tamalatea langsung melakukan tindakan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mereka melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Namun, kejadian itu tidak berhenti di situ. Massa yang diduga berasal dari pemilik kuda, yang juga berasal dari Lingkungan Barandasi, tidak dapat mengendalikan emosi mereka.

Mereka membakar rumah kebun yang menjadi tempat penemuan kuda terpotong-potong.

Kerugian akibat pembakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp. 30 juta, termasuk kehilangan satu traktor merek Yanmar warna pink, satu tandon penampungan air warna oranye, dan beberapa pipa mesin air.

Kapolres Jeneponto, AKBP Budi Hidayat, memberikan pernyataan kepada media terkait kejadian ini, menegaskan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan keamanan masyarakat setempat.(**)

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles