Minggu, Mei 26, 2024

Pilpres 2024: Refleksi dan Harapan dari Muhammadiyah Gowa

KATADIA,GOWA ||  Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah usai, dan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka telah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Saat menyampaikan ceramah dalam acara Hikmah Syawalan Muhammadiyah Gowa di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Prof Irwan Akib, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan pentingnya melangkah maju menyongsong masa depan.

Irwan Akib, mantan Rektor Unismuh Makassar, mengingatkan pesan yang disampaikan pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo tahun 2022. Muktamar tersebut memberikan amanat beragam program kerja yang akan dilaksanakan dalam lima tahun ke depan.

“Sudah satu tahun lebih berlalu sejak Muktamar Muhammadiyah di Solo. Masih ada tiga tahun ke depan sebelum Muktamar ke-49, dan masih banyak agenda yang harus diselesaikan,” ungkap Irwan.

Dinamika yang terjadi selama beberapa bulan menjelang Pilpres, tidak hanya terasa di masyarakat umum tetapi juga di dalam organisasi-organisasi seperti Muhammadiyah. Masyarakat terbagi dalam kelompok-kelompok dukungan yang berbeda.

Irwan mencatat betapa tajamnya suasana yang terasa di media sosial. “Meskipun Pilpres sudah berakhir dan suasana di kalangan elit sudah mereda, namun di media sosial suasana masih memanas,” tambahnya.

Irwan juga mengungkapkan peristiwa menarik yang terjadi saat rapat pleno penetapan hasil Pilpres 2024 oleh KPU Pusat, di mana pada saat yang sama, Muhammadiyah Pusat juga mengadakan acara Syawalan Idul Fitri 1445 H.

Banyak tokoh, termasuk Panglima TNI dan Kapolri, yang dipilih untuk menghadiri acara Syawalan Muhammadiyah daripada rapat pleno KPU.

Mengenai banyaknya narasi dan video yang beredar di media sosial tentang Pilpres dan dinamika di Muhammadiyah, Irwan mengingatkan akan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Dia menyoroti Surah Al-Hujurat, ayat 6, yang menegaskan pentingnya untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum disebarkan. “Saya ingatkan agar teliti sumber informasi, cek kebenaran, karena banyak sekali konten yang tidak benar di media sosial,” tegasnya.

Syawalan Muhammadiyah Gowa dihadiri oleh berbagai tokoh seperti Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara, dan beberapa anggota legislatif serta kepala daerah setempat. Hadir pula ketua dan pengurus Muhammadiyah Gowa serta ratusan kader dan simpatisan.

Acara ini menjadi momentum refleksi dan harapan, tidak hanya bagi Muhammadiyah tetapi juga bagi masyarakat Indonesia secara luas, dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles