KATADIA BONE || Pendeta Jeril Al Sabat setelah 27 tahun kehadirannya di Kabupaten Bone akhirnya bisa melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Advent Jalan Jenderal Sudirman atau jln Biru, Senin, (13/10/2025).
Gereja baru ini direncanakan dibangun atas campur tangan Tuhan sehingga proses pembangunan bisa terlaksana dan didukung BAMAG LKKI, FKUB, PSMTI dan Tokoh Masyarakat serta Pemerintah sebagai rumah doa dan persekutuan umat kristen.
Nampak Ketua BAMAG LKKI, Pdt.A.Vera Ramdayana, S.Th, ikut melakukan peletakan batu pertama diikuti Sekretaris FKUB Alamsyah, ada pula tokoh Masyarakat Andi Baso Ali Bastian ada pula hadir Andi Baso Zeldy Bastian dan dari perangkat kelurahan Ketua RT setempat.
Pdt.Andi Vera yang juga pemimpin Gereja Pantekosta di Indonesia Eben Haezer menegaskan bahwa peletakan batu pertama harus menjadi simbol penyerahan diri umat kepada Tuhan sebagai batu pertama dalam hidup.
“Tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Dia adalah kekuatan kita, sandaran hidup kita. Karena itu peletakan batu pertama ini harus membuat umat kristen advent menyerahkan diri kepada Tuhan. Tanpa campur tangan Tuhan, pembangunan ini tidak akan berjalan,” ujarnya.
Ia mengingatkan umat untuk menjaga kerukunan selama proses pembangunan gereja agar tidak terpecah karena masalah materi.
“Sering kali sebelum pembangunan gereja umat rukun, tetapi setelah pembangunan dimulai justru terjadi perselisihan. Ujung-ujungnya ada yang disalahgunakan sehingga pembangunan tidak selesai. Itu tidak boleh terjadi di sini,” ucap Pdt.A.Vera dengan tegas
Dari Pihak Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) yang salah satu organisasi yang memberikan rekomendasi ke pemerintah untuk bisa hadirnya tempat ibadah menekankan bahwa pembangunan gedung gereja bukan semata menghadirkan bangunan fisik, melainkan membangun gereja sejati yang hidup dalam diri umat.
“Gedung gereja menunjuk kepada gereja sejati: persekutuan umat beriman yang saling peduli, berdoa, dan menjadi saksi cinta Kristus. Gereja akan mati jika umat berhenti berdoa dan tidak lagi memberi kesaksian hidup,” katanya.
Usai pemberkatan peletakan batu pertama, dari PSMTI Bone Hakim Lewa menyumbangkan 50 zak semen walau dari ummat Budha dan Marga Tionghoa namun rasa persaudaraan sesama ummat turut berpartisipasi dalam pembangunan Gereja Advent (Dhany)