Terhubung dengan kami

Uncategorized

Belasan Rumah Terbakar, Polisi Kejar Pelaku Tawuran dan Pembakaran di Tallo

Dipublikasikan

pada

Situasi di Kampung Borta, Kecamatan Tallo, Makassar, berangsur kondusif pasca tawuran yang menyebabkan belasan rumah terbakar. Plh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol M Ridwan, memastikan aktivitas warga telah kembali normal.

KATADIA MAKASSAR || Situasi keamanan di Kampung Borta, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kini berangsur kondusif setelah insiden tawuran yang terjadi pada Selasa lalu. Penegasan itu disampaikan Plh Kapolrestabes Makassar sekaligus Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol M. Ridwan, saat meninjau langsung kondisi wilayah tersebut pada Kamis (20/11/2025) siang.

Ridwan mengungkapkan bahwa aktivitas masyarakat telah kembali normal. Warga sudah beraktivitas seperti biasa, termasuk anak-anak yang kembali bersekolah dan para orang tua yang mulai bekerja.

“Pasca tawuran yang terjadi kemarin, situasi dalam keadaan kondusif sekali. Aktivitas masyarakat sudah berjalan, anak-anak sudah bersekolah, orang tua mulai bekerja, dan kegiatan masyarakat sudah membaik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi aksi tawuran di wilayah tersebut. Pihak kepolisian bersama seluruh unsur keamanan terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya konflik susulan.

“Kami senantiasa mengingatkan masyarakat setempat untuk sama-sama menjaga kondusifitas daerahnya, tidak ada konflik lagi, dan saling bergandeng tangan agar kota yang kita cintai ini aman untuk semua,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kombes Pol Ridwan turut didampingi Danyon A Mako Pabaeng-Baeng, Kapolsek Tallo, Kasi Humas Polrestabes Makassar, serta pihak Koramil. Ia mengungkapkan bahwa pasca-insiden, pihaknya telah melakukan penyisiran dan penggeledahan di sejumlah titik di Kampung Borta.

“Sebagai bentuk menjaga kondusifitas, tadi malam kita melaksanakan kegiatan penggeledahan dan berhasil menangkap delapan orang yang sedang mengonsumsi narkotika. Mereka langsung diamankan dan akan dikembangkan lebih lanjut,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku penembakan dalam insiden tawuran tersebut. Sementara itu, 10 orang lainnya berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.

“Mereka yang masuk DPO ini merupakan pelaku tawuran yang menggunakan busur serta pelaku pembakaran. Meski melarikan diri, akan kita cari hingga tertangkap. Identitas mereka sudah kami kantongi,” tegasnya.

Ridwan menyampaikan bahwa insiden tawuran tersebut mengakibatkan belasan rumah warga terbakar. Untuk penanganan lebih lanjut, kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Guna memastikan situasi benar-benar terkendali, lima posko pengamanan bersama TNI telah didirikan di wilayah tersebut. Total sebanyak 250 personel kepolisian diterjunkan untuk menjaga stabilitas keamanan.

“Untuk lebih aman dan kondusif, kita sudah membangun lima posko bersama TNI. Jumlah personel polisi mencapai 250 orang,” tutup Kombes Pol M. Ridwan.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending