KATADIA MAKASSAR || Usai resmi dikukuhkan, Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Daerah Barru (DPP KKDB) periode 2026–2031 langsung bergerak cepat. Pengurus menggelar Rapat Kerja (Raker) di Hotel Novotel Makassar, Senin (4/5/2026), sebagai langkah awal merumuskan arah organisasi ke depan.
Raker tersebut difokuskan pada pembentukan Tim Perumus Program Kerja lima tahun yang akan menjadi blueprint gerakan KKDB di era kepengurusan baru. Langkah ini menjadi sinyal bahwa DPP KKDB tidak ingin terjebak pada kegiatan seremonial, melainkan langsung bekerja secara konkret.
Tim Perumus dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KKDB, Tahir Burhan, didampingi para Ketua Bidang serta Koordinator Departemen dari berbagai sektor strategis organisasi.
Dalam struktur tersebut, Ahsan Jafar dipercaya mengemban tanggung jawab pada bidang Infokom dan Hubungan Daerah. Ia didukung oleh Arham Selo dan Ahmad.
Ahsan Jafar menegaskan bahwa sektor Infokom dan Hubungan Daerah akan menjadi penggerak utama dalam memperkuat konektivitas antara warga Barru di perantauan dengan kampung halaman.
“Infokom dan Hubungan Daerah adalah urat nadi organisasi. Kami akan memastikan informasi program KKDB tersampaikan ke seluruh perantau, sekaligus menjadi jembatan cepat bagi aspirasi dari daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Arham Selo menambahkan bahwa pihaknya akan fokus pada digitalisasi database warga Barru, penguatan media sosial resmi KKDB, serta pembangunan kanal komunikasi langsung dengan OPD di Pemerintah Kabupaten Barru.
Ketua Umum Tahir Burhan dalam penutupan Raker menekankan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai yang telah dirintis para pendahulu.
“Pendahulu kita sudah merintis, kita tinggal melanjutkan. Logo warna biru KKDB ciptaan Ali Ahmad Muhdi bermakna kedamaian. Maka kita bawa organisasi ini dengan sejuk, riang, tapi tetap produktif,” ungkapnya.
Raker yang berlangsung hingga sore hari itu berjalan dinamis dengan berbagai masukan dari sesepuh serta pengurus wilayah KKDB dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, DPP KKDB akan mengagendakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Barru guna menyinergikan program organisasi dengan arah pembangunan daerah.