Makassar
BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Siap Jadi Andalan di Innovative Government Award 2026
Dipublikasikan
5 jam lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA MAKASSAR || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat inovasi SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana) sebagai upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini. Program yang telah menjangkau 18.090 anak tersebut kini dipersiapkan menjadi salah satu inovasi unggulan Kota Makassar dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.
Selain ditargetkan meraih prestasi di tingkat nasional, SALAMA juga diharapkan dapat menjadi model edukasi kebencanaan yang dapat direplikasi oleh pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.
Penguatan inovasi itu dilakukan melalui keikutsertaan Tim Inovasi BPBD Kota Makassar dalam Forum Riset dan Inovasi Daerah Angkatan II yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar, Senin (6/7/2026).
Forum tersebut menjadi bagian dari pendampingan penyusunan evidence inovasi agar memenuhi indikator penilaian nasional, mulai dari aspek kebaruan, kebermanfaatan, efektivitas, keberlanjutan, hingga peluang replikasi.
SALAMA dikembangkan sebagai pendekatan baru dalam pendidikan kebencanaan dengan menempatkan anak sebagai subjek utama pembelajaran. Melalui metode yang interaktif, program ini memadukan edukasi mitigasi bencana, simulasi penyelamatan diri, pengenalan alat keselamatan, permainan edukatif, hingga penguatan mental melalui metode Hypno-Shield.
Pendekatan tersebut dirancang agar materi kesiapsiagaan bencana dapat dipahami secara menyenangkan sekaligus membentuk respons yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
Keberhasilan implementasi SALAMA sebelumnya telah mengantarkan BPBD Kota Makassar meraih Innovative Mayor Award (IMA) 2025. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas inovasi menuju kompetisi inovasi tingkat nasional.
Koordinator Bidang Invensi dan Inovasi BRIDA Kota Makassar, Dr. Muhammad Amri Akbar, S.P., M.Si., menilai SALAMA memiliki daya saing tinggi karena menghadirkan solusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sejak usia dini.
“Inovasi yang mampu menghasilkan perubahan perilaku masyarakat memiliki nilai yang tinggi. SALAMA menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan dapat dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, terukur, dan berdampak,” ujarnya.
Menurut Amri, pendampingan yang dilakukan BRIDA bertujuan memastikan setiap inovasi daerah tidak hanya siap mengikuti kompetisi, tetapi juga memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun implementatif.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Muhammad Fadli, S.E., M.M., menegaskan tantangan penanggulangan bencana ke depan menuntut pemerintah lebih mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan sekadar penanganan saat bencana terjadi.
“Selama ini masyarakat lebih mengenal BPBD ketika bencana terjadi. Padahal, tugas terbesar kami adalah memastikan masyarakat siap sebelum bencana datang. SALAMA lahir dari semangat tersebut, yakni membangun generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter tangguh dalam menghadapi risiko bencana sejak usia dini,” kata Fadli.
Ia menjelaskan, pendidikan kebencanaan tidak cukup berhenti di ruang kelas. Pengetahuan yang diperoleh anak-anak diharapkan mampu menjadi budaya baru yang terbawa hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Ketika seorang anak memahami cara menyelamatkan diri, mengenali potensi bahaya, dan mampu mengajarkan kembali kepada orang tuanya, maka kita sedang membangun ketangguhan masyarakat dari level yang paling mendasar. Itulah mengapa kami menargetkan implementasi SALAMA diperluas dari 30 sekolah menjadi 100 sekolah pada tahun 2026,” jelasnya.
BPBD Kota Makassar optimistis, melalui dukungan pendampingan BRIDA serta penguatan implementasi di lapangan, inovasi SALAMA tidak hanya mampu bersaing dalam ajang Innovative Government Award 2026, tetapi juga menjadi ikon edukasi kebencanaan berbasis anak yang memperkuat posisi Kota Makassar sebagai daerah yang inovatif dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.(**)


Bupati Barru Terima 362 Mahasiswa KKN Unhas

Bupati Barru Perkuat Sinergi dengan DPRD Kaltim, Dorong Tol Laut dan Investasi Daerah

BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Siap Jadi Andalan di Innovative Government Award 2026












