Terhubung dengan kami

Makassar

DPPKB Makassar Distribusikan Paket Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita Non-PAUD

Dipublikasikan

pada

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pendistribusian Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD.

KATADIA MAKASSAR || Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pendistribusian Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD.

Program tersebut merupakan bentuk intervensi gizi tepat sasaran yang difokuskan pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Pendistribusian paket MBG dilaksanakan di Posyandu Teratai 5, RW 005, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Kegiatan ini melibatkan kader Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) guna memastikan bantuan gizi diterima langsung oleh kelompok sasaran yang membutuhkan.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan bahwa pemenuhan gizi yang seimbang bagi ibu dan anak menjadi salah satu langkah strategis dalam mencegah stunting sejak dini.

“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita memperoleh asupan gizi yang baik selama masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Dengan intervensi yang tepat sasaran, kita berharap dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Andi Irwan Bangsawan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, kader Posyandu, dan Tim Pendamping Keluarga menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.

Melalui program ini, DPPKB Kota Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita semakin meningkat, sehingga upaya mewujudkan generasi emas dan Makassar yang lebih sehat dapat tercapai secara berkelanjutan.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending