KATADIA MAKASSAR || Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kurniati, S.STP., M.M, menyambut kunjungan kerja perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia di kompleks UPT SPF SD Negeri Mangkura II dan SD Negeri Mangkura V, Senin (20/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Adiwiyata Tingkat Kota Makassar, yang bertujuan menilai konsistensi, inovasi, serta dampak penerapan Program Perilaku Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang telah dijalankan.
Dalam sambutannya, Kurniati menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kota Makassar terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sekolah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Menurutnya, Program Adiwiyata tidak hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
“Program Adiwiyata bukan sekadar lomba atau mengejar piagam penghargaan, melainkan upaya membentuk karakter generasi muda Makassar yang cinta, peduli, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk memberikan evaluasi dan arahan agar program ini berjalan semakin optimal,” ujar Kurniati.
Selama proses monitoring, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup RI meninjau secara langsung berbagai fasilitas dan program berbasis lingkungan yang telah dikembangkan oleh SDN Mangkura II dan SDN Mangkura V.
Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi pengelolaan sampah, sistem drainase, penghijauan lingkungan sekolah, pemanfaatan energi, hingga integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum pembelajaran.
Tim Monitoring dan Evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup RI memberikan apresiasi atas berbagai langkah nyata yang telah dilakukan pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan.
Hasil monitoring ini diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas penerapan Program Adiwiyata, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan serta membentuk generasi yang semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.