Terhubung dengan kami

Kab Jeneponto

Jambore RAPI 24 Sulsel 2026 Digelar di Jeneponto, IAS Ajak Pemuda Bergabung

Dipublikasikan

pada

Jambore Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 24 Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 resmi dibuka di Kabupaten Jeneponto, Jumat (28/8/2026).
Jambore RAPI 24 Sulsel 2026

KATADIA JENEPONTO || Jambore Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 24 Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 resmi dibuka di Kabupaten Jeneponto, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 tersebut dibuka langsung Ketua RAPI Sulsel, Ilham Sirajuddin (IAS). Jambore mengusung tema “Dengan Jambore RAPI, Kita Bangun Solidaritas, Kompak, serta Jalin Keakraban dan Silaturahmi Masyarakat Sulawesi Selatan.”

Jambore RAPI 24 Sulsel menjadi momentum konsolidasi sekaligus mempererat silaturahmi antara pengurus dan anggota RAPI dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ilham Sirajuddin mengatakan, jambore tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat eksistensi RAPI di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

“Sebagai Ketua RAPI Sulsel, saya bangga atas semangat luar biasa dari seluruh anggota. RAPI adalah mitra strategis pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat, bencana, serta kegiatan sosial,” ujar IAS.

Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dibangun agar RAPI Sulsel semakin solid, berdaya guna dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

IAS juga mengajak seluruh peserta menjadikan jambore sebagai ruang untuk belajar, bertukar pengalaman sekaligus memperkuat jaringan komunikasi darurat antardaerah.

Selain memperkuat organisasi, IAS meminta seluruh pengurus wilayah RAPI di Sulawesi Selatan aktif melakukan perekrutan anggota baru. Menurutnya, generasi muda harus diberikan ruang untuk terlibat dan berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan melalui komunikasi radio.

“Saya berharap melalui momentum ini, kita merekrut anggota sebanyak-banyaknya. Mari kita mengajak anak-anak generasi muda untuk menjadi bagian dari RAPI,” katanya.

IAS menilai keterlibatan generasi muda sangat penting, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi ketika terjadi bencana alam maupun kondisi darurat.

“Ini tantangan bagi kita mengajak generasi muda untuk mengambil bagian memberikan informasi khususnya saat bencana alam terjadi. Bayangkan ketika listrik padam, alat komunikasi paling alternatif adalah radio untuk memberikan informasi ke masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, IAS juga mengukuhkan Satgas Penanganan Bencana RAPI Sulsel. Pembentukan satgas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran RAPI agar senantiasa hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi bencana dan keadaan darurat.

Melalui Jambore RAPI 24 Sulsel 2026, RAPI diharapkan tidak hanya semakin mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga mampu memperkuat jaringan komunikasi masyarakat dan mendukung pemerintah dalam penanganan berbagai kondisi darurat di Sulawesi Selatan.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending