Terhubung dengan kami

PERISTIWA

Gerak Cepat BPBD Makassar Asesmen Kebakaran Rumah Panggung di Bulurokeng, 3 Jiwa Terdampak

Dipublikasikan

pada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat melakukan asesmen dan pendataan dampak kebakaran
BPBD Makassar asesmen kebakaran Bulurokeng

KATADIA MAKASSAR || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat melakukan asesmen dan pendataan dampak kebakaran yang melanda sebuah rumah panggung di Jalan Suka Daeng, RT 003/RW 002, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (3/9/2026) malam.

Kejadian tersebut dilaporkan sekitar pukul 21.57 WITA oleh Regu 1 Pos Unit Tamalanrea BPBD Kota Makassar. Kebakaran sendiri diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 21.08 WITA, setelah terjadi pemadaman listrik.

Informasi sementara dari warga menyebutkan api diduga berasal dari lilin yang menyala saat listrik padam, sementara rumah dalam kondisi ditinggalkan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Berdasarkan hasil pendataan awal BPBD Makassar, kebakaran berdampak pada satu unit rumah panggung yang mengalami kerusakan berat.

Sebanyak 1 KK atau 3 jiwa tercatat sebagai warga terdampak. Mereka terdiri dari satu orang dewasa laki-laki, satu orang dewasa perempuan dan satu balita perempuan.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar H. M. Fali Tahar menegaskan bahwa kehadiran BPBD dalam setiap kejadian bencana tidak hanya berkaitan dengan respons awal, tetapi juga memastikan kondisi warga terdampak terdata dan kebutuhan penanganannya dapat segera diidentifikasi.

“BPBD melakukan kaji cepat untuk mengetahui dampak kejadian, kondisi warga terdampak, serta kebutuhan mendesak yang diperlukan. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar untuk langkah penanganan dan koordinasi selanjutnya,” kata Fali Tahar.

Dalam kejadian ini, proses pemadaman ditangani oleh Damkarmat Kota Makassar, sementara BPBD melakukan fungsi penanganan kebencanaan melalui pendataan, asesmen kondisi korban dan pemantauan situasi di lokasi.

Penanganan juga melibatkan Polri, RT dan RW serta unsur terkait lainnya. Sebanyak lima armada Damkarmat dikerahkan dalam proses pemadaman.

Tim BPBD Regu 1 Pos Unit Tamalanrea yang melakukan respons awal terdiri dari Ahmad Erwin, Edwin C. Bumbungan, Muh. Rezky, dan Ibrahim Alim.

BPBD Makassar juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, di antaranya terpal, Family Kit, First Aid Kit, Baby Kit, pakaian, selimut dan sarung.

Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran dapat menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.

BPBD juga terus melakukan pemantauan kondisi di lokasi serta koordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk Ketua RT dan RW, guna memastikan perkembangan situasi dan kondisi warga terdampak.

Akses menuju lokasi dilaporkan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan sumber api alternatif saat terjadi pemadaman listrik, terutama lilin, dan memastikan sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending