KATADIA GOWA || Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1409/Gowa untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Usai upacara pembukaan TMMD pada Selasa (13/10/2026), seluruh personel Satgas langsung bergerak menuju lokasi sasaran fisik di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Rabu (14/10/2026).
Fokus pengerjaan diarahkan pada pembangunan talud yang sebelumnya telah dimulai melalui tahap Pra-TMMD. Percepatan pekerjaan ini dilakukan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Sebanyak 150 personel tersebut terdiri atas unsur Korem 141/Tp, Kodim 1409/Gowa, Yonkav 10/SMG, Yon Zipur 8/SMG, Yon Armed 21/Kawali, Arhanud 4/AYY, Kodaeral VI/Mksr, Kodau II, Polresta Gowa, serta Subdenzibang 041/XIV/Bone.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Denkesyah, Polkes, dan sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Gowa, termasuk Dinas Pertanian, Bakesbangpol, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa melalui program TMMD.
Sejak hari pertama penugasan resmi, personel gabungan langsung bekerja di lapangan untuk melanjutkan konstruksi talud. Sinergi antarpersonel menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pengerjaan di lokasi sasaran.
Berdasarkan perkembangan pekerjaan, pembangunan talud telah mencapai panjang 175 meter atau sekitar 11 persen dari keseluruhan target yang direncanakan.
Pembangunan talud tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko erosi, serta mendukung penataan lingkungan permukiman warga. Infrastruktur ini juga diharapkan dapat menunjang aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat di Desa Kalebarembeng.
Melalui pengerahan 150 personel gabungan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan fisik sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat.
Program TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Gowa.(**)