Terhubung dengan kami

Makassar

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker, GEMAS Prioritaskan Kelompok Rentan

Dipublikasikan

pada

BPBD Kota Makassar menyiapkan satu kontainer masker melalui gerakan GEMAS. Sebagian masker telah disalurkan kepada masyarakat dengan prioritas kelompok rentan untuk menghadapi ancaman polusi udara.
BPBD Makassar GEMAS

KATADIA MAKASSAR || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyiapkan stok masker sesuai standar sebanyak satu kontainer untuk mendukung perlindungan masyarakat di tengah ancaman penurunan kualitas udara dan kabut asap. Sebagian masker tersebut telah disalurkan kepada masyarakat melalui Gerakan Membagikan Masker (GEMAS), dengan memprioritaskan kelompok rentan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, SE., MM., CHt (IACT-USA), CI, CNLP, MMMH, mengatakan penyediaan stok masker merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak pencemaran udara terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami di BPBD Kota Makassar memiliki stok masker sesuai standar sebanyak satu kontainer. Sebagian sudah kami salurkan kepada masyarakat, dengan prioritas bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih, seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang berisiko terdampak penurunan kualitas udara,” ungkap Fadli Tahar.

Menurutnya, upaya perlindungan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan ketika bencana terjadi. Langkah antisipatif dan pencegahan perlu diperkuat untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi lingkungan, termasuk paparan polusi udara.

Melalui GEMAS, BPBD Kota Makassar berupaya memastikan masyarakat mendapatkan dukungan perlindungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mengantisipasi potensi dampak buruk kualitas udara.

Fadli Tahar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut. Dukungan diharapkan datang dari relawan, komunitas kebencanaan, berbagai potensi relawan, dunia usaha, hingga pihak swasta yang ingin berkontribusi membantu masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap bantuan dan dukungan dari para relawan, komunitas, potensi kebencanaan, dunia usaha, maupun pihak swasta yang ingin berkontribusi, baik berupa masker maupun bantuan lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan sebaiknya dikoordinasikan melalui BPBD Kota Makassar agar proses pendataan, pemetaan kebutuhan, dan distribusi dapat berjalan secara terarah serta tepat sasaran.

“Kami berharap bantuan tersebut dapat disalurkan atau dikoordinasikan melalui BPBD Kota Makassar agar pendataan, pemetaan kebutuhan, dan distribusinya dapat dilakukan secara terkoordinasi serta tepat sasaran. Dengan demikian, bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan,” tambahnya.

Menurut Fadli, koordinasi tersebut penting untuk memastikan setiap bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan dapat menjangkau masyarakat yang memerlukan perlindungan lebih.

GEMAS bukan sekadar gerakan membagikan masker, melainkan bentuk gotong royong untuk melindungi sesama. Melalui gerakan ini, BPBD Kota Makassar mengajak seluruh pihak memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengambil bagian dalam upaya melindungi masyarakat dari risiko gangguan kualitas udara.

BPBD Kota Makassar berharap keterlibatan berbagai elemen masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan, sehingga keselamatan serta kesehatan warga tetap menjadi perhatian bersama.

BPBD Kota Makassar — Tangguh, Tanggap, dan Peduli.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending