KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan pembuatan pagar custom berdasarkan pesanan masyarakat sebagai sarana pengembangan keterampilan kerja yang produktif.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan terlibat langsung dalam proses pengerjaan pagar, mulai dari tahapan produksi hingga penyelesaian produk. Pelaksanaan kegiatan didukung dengan pelatihan serta pengawasan dari petugas dan pembimbing kegiatan kerja untuk memastikan proses berjalan dengan baik.
Melalui praktik kerja secara langsung, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam pembuatan pagar, tetapi juga dilatih menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, dan kerja sama.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan positif yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap produktif selama menjalani masa pidana. Selain menghasilkan produk sesuai pesanan pelanggan, keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk bekerja dan mengembangkan usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, mengatakan pihaknya terus mendorong program pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
“Kami terus mengupayakan agar warga binaan memiliki kesempatan untuk belajar, berlatih, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Melalui kegiatan seperti pembuatan pagar custom ini, kami berharap keterampilan mereka semakin berkembang, rasa tanggung jawab semakin kuat, dan mereka memiliki bekal untuk bekerja secara mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Ilham.
Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif yang disesuaikan dengan kemampuan warga binaan serta kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga perlu memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa berharap warga binaan dapat memiliki kemampuan kerja yang lebih baik, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang produktif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Program pembuatan pagar custom ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dalam mendukung proses reintegrasi sosial melalui pembinaan keterampilan, pengalaman kerja nyata, dan kesempatan menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.(**)