KATADIA MAKASSAR || Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, memberikan penguatan nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab kepada pegawai pemasyarakatan melalui program inovasi STRAPSUS PAS, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemasyarakatan yang diinisiasi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Muhammad Ali.
Dalam penyampaian materinya, Gumilar menegaskan bahwa integritas, disiplin, dan tanggung jawab merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap aparatur pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.
Menurutnya, pegawai pemasyarakatan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam bekerja, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Ia menjelaskan, integritas harus tercermin dalam setiap tindakan dan keputusan, sedangkan disiplin serta tanggung jawab menjadi bukti nyata komitmen pegawai dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.
“Integritas bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan, tetapi tentang bagaimana kita bertindak, bahkan ketika tidak ada orang yang mengawasi. Disiplin bukan sekadar menaati aturan, melainkan membangun kesadaran bahwa setiap tugas memiliki tanggung jawab dan konsekuensi. Jadilah pegawai pemasyarakatan yang dapat dipercaya, berani menjaga prinsip, dan konsisten memberikan yang terbaik bagi organisasi,” tegas Gumilar.
Ia juga mengingatkan bahwa perubahan budaya kerja harus dimulai dari kesadaran setiap individu. Setiap pegawai diharapkan mampu menunjukkan keteladanan, menjaga nama baik institusi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap jajaran pemasyarakatan.
Gumilar menambahkan, penguatan karakter melalui program STRAPSUS PAS diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau sebatas penyampaian materi. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan perilaku pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dengan demikian, nilai-nilai integritas dan profesionalisme dapat tertanam kuat dalam budaya kerja, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang akuntabel, berkualitas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas SDM pemasyarakatan yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab.
Penguatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang semakin profesional dan optimal.