KATADIA GOWA || Pembangunan talud penahan tanah dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1409/Gowa terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Selasa (3/11/2026), progres pengerjaan talud di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, telah mencapai 75 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan sinergi antara personel Satgas TMMD bersama masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat penting bagi keselamatan warga.
Pembangunan talud ini bertujuan memperkuat struktur tanah di sekitar akses jalan desa sekaligus mengantisipasi potensi erosi dan longsor, terutama saat musim hujan.
Selama ini, kondisi tanah di sejumlah titik menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan adanya pembangunan talud, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih aman serta memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap kondisi cuaca.
Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan tersebut.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos., mengapresiasi semangat dan partisipasi masyarakat yang turut membantu pengerjaan talud hingga mencapai progres 75 persen.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh personel Satgas bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
“Alhamdulillah, pembangunan talud saat ini sudah mencapai 75 persen. Ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan personel Satgas TMMD dengan masyarakat Desa Kalebarembeng. Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang terus terjaga selama proses pengerjaan,” ujar Letkol Arm Sapari.
Ia menegaskan, percepatan pekerjaan harus tetap diimbangi dengan kualitas konstruksi agar talud yang dibangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga. Talud ini memiliki fungsi penting untuk memperkuat struktur tanah dan meminimalkan risiko erosi maupun longsor yang dapat mengancam akses jalan warga,” tegasnya.
Dansatgas juga mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk mempertahankan semangat kebersamaan hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Harapan kami, semangat gotong royong ini terus dipertahankan sampai pekerjaan tuntas. Kehadiran TMMD harus benar-benar memberikan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan progres yang telah mencapai 75 persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa terus mengoptimalkan sisa pekerjaan melalui koordinasi dan kerja sama di lapangan.
Pembangunan talud tersebut menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Melalui program TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat di Desa Kalebarembeng. (*)
Sumber: Pendim 1409/Gowa