KATADIA GOWA || Pembangunan Jalan Tani melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1409/Gowa terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Selasa (3/11/2026), progres pengerjaan jalan tani di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, telah mencapai 77 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata kerja sama dan semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD bersama masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Di lokasi pengerjaan, personel TNI bersama masyarakat terus bekerja menyelesaikan tahapan pembangunan jalan tani. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik program TMMD tersebut.
Pembangunan jalan tani ini memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih baik untuk menunjang aktivitas pertanian.
Dengan tersedianya jalan tani yang memadai, proses pengangkutan hasil panen menuju pasar maupun tempat penjualan diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Selain itu, akses tersebut juga berpotensi menekan biaya transportasi serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa, Letkol Arm Sapari, S.Sos., mengapresiasi semangat personel Satgas dan masyarakat yang terus menunjukkan kekompakan dalam menyelesaikan pembangunan jalan tani.
Menurutnya, pencapaian progres 77 persen merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang memiliki komitmen sama untuk mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan tani saat ini sudah mencapai 77 persen. Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat Desa Kalebarembeng. Kami berharap kekompakan ini terus terjaga hingga seluruh pekerjaan selesai,” ujar Letkol Arm Sapari.
Ia menegaskan, pembangunan jalan tani tersebut bukan sekadar menghadirkan akses infrastruktur, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata TNI terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kami ingin jalan tani ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Dengan akses yang lebih baik, pengangkutan hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar, waktu tempuh menjadi lebih singkat, dan biaya transportasi diharapkan bisa ditekan. Karena itu, kami terus mendorong agar pekerjaan diselesaikan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi,” tegasnya.
Dansatgas juga mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk mempertahankan semangat kebersamaan serta disiplin dalam bekerja hingga seluruh sasaran pembangunan dapat dituntaskan.
“Kami berharap seluruh personel dan masyarakat tetap menjaga semangat, kekompakan, serta tanggung jawab dalam bekerja. Keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Dengan progres yang telah mencapai 77 persen, pengerjaan jalan tani kini memasuki tahapan lanjutan menuju penyelesaian. Satgas TMMD bersama masyarakat terus mengoptimalkan pekerjaan agar infrastruktur tersebut segera dapat dimanfaatkan.
Melalui pembangunan ini, program TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa kembali memperlihatkan komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Harapannya, keberadaan jalan tani tersebut dapat membuka akses pertanian yang lebih baik, memperlancar distribusi hasil panen, serta menjadi salah satu penunjang peningkatan ekonomi masyarakat Desa Kalebarembeng. (*)
Sumber: Pendim 1409/Gowa