Terhubung dengan kami

News

I GUSTI AYU DIAH YUNITI Penerima Piagam Penghargaan dari RRI Denpasar

Dipublikasikan

pada

KataDia, GOWA || I Gusti Ayu Diah Yuniti, sama sekali tak menyangka, dia akan menerima penghargaan dari RRI Denpasar, dalam rangka peringatan Hari Radio ke-76, tahun 2021, yang bertema “Tangguh, Tumbuh Sehat dan Kuat Suarakan Indonesia”.

Pengurus Pusat Forum Komunikasi Pemerhati Radio Republik Indonesia (FKP RRI) itu merupakan salah seorang penerima piagam penghargaan saat acara Prosesi Penyulutan Obor Tri Prasetya di Auditorium Tri Prasetya RRI Denpasar, Sabtu, 11 September 2021.

“Jujur saya nggak tahu, mungkin karena saya sering wara wiri di RRI ya. Karena penerima piagam lain adalah pejabat dan publik figur … atau mungkin aspirasi dari pemerhati?” Begitu jawaban perempuan yang akrab disapa Bu Diah ini.

Bu Diah menerima piagam penghargaan sebagai pembaca warta berita “Lintas Dewata Siang, bersama beberapa figur lainnya. Selain dirinya, mereka yang menerima penghargaan, adalah I Made Rentin, Dewa Gede Rai, A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, I Wayan Puspa Negara, I Gede Sedana, dan Umar Ibnu Alkatab.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala LPP RRI Denpasar, Nawir Nawihu, S.Sos. Nawir Nawihu pernah menjabat sebagai Kepala Stasiun RRI Makassar.

Membaca berita, bagi Bu Diah, merupakan pengalaman pertama. Pengalaman itu menjadi istimewa karena dia membaca berita saat ultah RRI ke-76. Apalagi dia diajak membaca berita, yang disiarkan setiap hari mulai pukul 13.00 wita itu, bersama beberapa pejabat publik.

“Perasaan saya senang dan bangga pastinya, dipercaya baca berita. Ternyata, baca berita harus jelas intonasinya, lafal ucapannya juga. Sehingga pendengar gregetan ingin mendengar informasi seluruhnya. Seruuu pokoknya,” ungkapnya.

Dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Mahasaraswati, Denpasar ini berkisah, dia mulai rutin bersentuhan dengan bilik siar, sejak mengisi acara pengarustamaan gender di tahun 2011. Acaranya seminggu sekali, kadang dia sebagai host, dan di waktu lain sebagai narasumber.

Ketika ditanya, bagaimana tanggapan ibu terhadap program siaran berita RRI Denpasar pada umumnya? Dia menjawab, berita-berita RRI Denpasar selalu up to date dan terdepan.

RRI Denpasar memberi informasi valid, terkini dan dibawakan dengan khas RRI. Namun, dia meminta agar RRI terus berbenah dan memberi informasi yang mewarnai dunia broadcast di tengah gempuran informasi online yang belum tentu validitasnya.

Secara keseluruhan, katanya, RRI sudah baik, tetapi dia berharap agar RRI Pro 4 pola siarannya sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah. Supaya ikon RRI Denpasar dengan segudang seni budayanya bisa bangkit kembali.

Bagaimanapun, lanjutnya, masyarakat Bali masih kangen dengan hiburan kesenian daerahnya. Jadi butuh regenerasi agar program-program kesenian terus berlanjut.

Terkait sinergitas FKP RRI Denpasar dengan RRI Denpasar, menurutnya, sudah dilakukan. Misalnya, pada acara Forkoperri Melodi dan Geguritan. Juga tampak pada program siaran pengarustamaan gender, yang sudah berlangsung sejak tahun 2011 sampai sekarang.

I Gusti Ayu Diah Yuniti berharap, di usia ke-76 tahun RRI, lembaga penyiaran publik itu tetap berdiri kokoh.

“Usia boleh bertambah, tetapi pola pikir harus terus berubah sesuai tuntutan zaman. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, yang penting ada kemauan,” imbuhnya menutup pembicaraan via WhatsApp. (*)

 

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending