KataDIa, WATAMPONE II Dalam penyebarluasan informasi terbaru dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan meningkatkan tali silaturahmi serta membangun sinergi dengan rekan media di wilayah kerja Provinsi Provinsi Sulawesi Selatan, BPJS Kesehatan Cabang Watampone menggelar kegiatan Media Gathering tahun 2021 yang dilaksanakan cafe Experto lantai 2 Jl. MT.Haryono, Watampone, Kamis (07/10/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan sejumlah awak media baik cetak, elektronik maupun online.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone Indira Azis Rumalutur, S.si, SE, MM, AAK saat memulai kegiatan lebih dahulu memperkenalkan diri yang dilanjutkan menyampaikan beberapa Program BPJS yang tentunya bertujuan memberi kepuasan atau meningkatkan Kualitas Layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)
Dengan meluncurkan Nomor Layanan Care Center 165 simplikasi rujukan Thalasemia Mayor dan Hemofilia serta portal web Jurnal JKN tentunya bisa terbantu oleh rekan media merupakan sebagai penyalur informasi dan diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkini terkait Program JKN-KIS.
Kegiatan media gathering ini dimaksudkan untuk mengenal dan mengetahui rekan-rekan media dan tentunya rekan media sebagai mitra penting BPJS Kesehatan dalam menyebarkan informasi dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS kepada masyarakat khususnya di wilayah kerja BPJS Watampone dan beberapa daerah lainnya,” sebut Indira.
Indira menyebut bahwa Program JKN-KIS ini diamanatkan UUD 1945. Hal ini sesuai dengan tujuan negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang kemudian diatur dalam UU 40 tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU 24 Tahun 2011 mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
“Kesehatan merupakan hak seluruh warga negara Indonesia. BPJS Kesehatan mendapat amanah dari undang-undang untuk menyelenggarakan Program JKN-KIS dengan kepesertaan yang bersifat wajib, Program JKN-KIS juga mengembangkan sifat gotong-royong yang tidak hanya berimbas pada kesehatan tetapi juga aspek lain,” kata Indi sapaan akrab Kacab BPJS Watampone.
Dijelaskan pula oleh Indira, bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan telah meluncurkan beberapa kemudahan pelayanan kepada peserta. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.
Aplikasi Mobile JKN merupakan bentuk transformasi digital model bisnis BPJS Kesehatan yang semula berupa kegiatan administratif dilakukan di kantor cabang atau fasilitas kesehatan, ditransformasi kedalam bentuk aplikasi yang dapat digunakan oleh peserta dimana saja kapanpun tanpa batasan waktu.
“Beragam manfaat bisa didapat dari aplikasi Mobile JKN, seperti menu info peserta, ubah data kepesertaan, pendaftaran peserta baru, pindah faskes, mengecek tagihan, dan beberapa fitur lainnya yang memudahkan peserta untuk mendapatkan pelayanan secara administratif,” jelas Indira.
Selain Indira perkenalkan Layanan Pandawa yang merupakan layanan administrasi yang dilakukan melalui WhatsApp selama jam layanan yang ditetapkan.
Selama masa transisi sampai Desember 2021 masyarakat masih dapat menggunakan Care Center 1500 400 maupun 165. Indira Azis yang trampil berpantun dengan penampilan sederhana dengan menggunakan simplikasi layanan khususnya penyandang thalasemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin transfusi darah, obat antihemofilia dirumah sakit sehingga tidak perlu lagi mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memperbaharui surat rujukannya ujarnya.
Hampir semua awak media yang hadir memberikan apresiasi terhadap peluncuran Mobile JKN maupun kegiatan Media Gathering yang sempat vakum beberapa bulan namun ada dua awak media yang sempat menanyakan soal data yang tidak dibayarkan lagi oleh Pemerintah ataupun ada data ganda atau data yang warganya sudah tidak beromisili di Kabupaten Bone,
Namun Indira dengan senyuman lesung pipitnya menjawab bahwa bukan tidak bisa memberikan data namun harus bersinergi dengan data yang dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Bone namun akan menyampaikan lewat kabid Publikasi Ndari Cahya bila sudah terferivikasi.
Kegiatan diakhiri dengan memberikan cinderamata kepada awak media yang memiliki aplikasi mobile JKN.
Pewarta A.Syafri Azis