Terhubung dengan kami

DAERAH

Mengenal Lebih Jauh GHWD dengan Program Prosper bersama dan Cargill

Dipublikasikan

pada

MENGENAL LEBIH JAUH GHWD DENGAN PROGRAM PROSPER BERSAMA CARE DAN CARGILL

KATADIA, WATAMPONE || Mencuci Tangan adalah kegiatan yang umum dilakukan manusia didunia namun saat ini direkomendasikan sebagai upaya pencegahan penyakit.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) alasannya bahwa sabun terdiri dari mata rantai karbon hidrofobik jika dibasuh dan dibilas, sabun menggelontorkan molekul tersebut.

Sementara tangan kita merupakan bagian tubuh yang paling efektif di gunakan dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari banyak disentuh walau hanya dalam kurung waktu 1 Jam.

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun seDunia ( HCTPSS) atau Global Hand Washing Day (GHWD) dilaksanakan setiap Tanggal 15 Oktober sebab mencuci tangan merupakan tindakan paling sederhana dan paling efektif untuk cegah penyebaran kuman ataupun infeksi penyakit.

Dari data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat bahwa CTPS dengan air mengalir bisa mencegah 1 dari 3 penyakit Diare dan 1 dari 5 infeksi saluran pernapasan, seperti flu dan pilek.

Peringatan Hari Cuci Tangan sedunia pertama kali dirayakan pada Oktober 2008 di Stockholm Swedia kemudian PBB umumkan 15 Oktober sebagai HCTS.

Maka implementasi dari hal tersebut Program PROSPER atau Promoting a Sustainable and Food Secure World adalah sebuah program kerjasama antara Cargill dan Care Internasional Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Bone Sulsel dan Serang Banten yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi serta ketahanan terhadap perubahan iklim merupakan program kolaborasi Yayasan Care Peduli bersama Cargill di kabupaten Bone.

Salah satu kegiatan dalam Program PROSPER II adalah melakukan event Promosi dan Lomba untuk memotivasi siswa melakukan PHBS. Memperingati moment Global Hand Washing Day tahun ini yang setiap tanggal 15 Oktober

ProgramPROSPER II Indonesia akan berkontribusi terhadap tujuan jangka panjang (goal) PROSPER International, yakni penurunan angka Diare dan penyakit menular dari anak-anak siswa Sekolah Dasar, guru, orang tua dan masyarakat sekitarnya.

Program ini akan dilaksanakan di kedua kota selama 27 bulan, melalui beberapa kegiatan, seperti pembangunan /rehabilitasi sarana air bersih, sanitasi dan hygiene (WASH) serta peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat serta makanan sehat.

Agar seiring dengan capaian Sustainable Develoment Goals (SDG’s) pada Goals 6 (Clean Water dan Sanitation), maka memperingati Hand Washing Global Day (HWGD) adalah juga salah bentuk dukungan Pencapaian Goals 6.

Karena dengan membiasakan mencuci pakai sabun, mampu menurunkan angka kematian akibat diare hingga 47 %. Satu gerakan sederhana namun memberi kontribusi yang besar bagi kehidupan umat manusia.

Tahun ini, tema Hari Cuci Tangan Global berfokus pada “Our Future is at Hand – Let’s Move Forward Together ” (Masa depan kita ditangan kita- mari beraksi bersama membuat CTPS nyata bagi semua).

Mencuci tangan adalah bagian penting khususnya di masa Pandemi untu tetap menjaga makanan yang aman, mencegah penyakit, dan membantu anak-anak tumbuh kuat. Tema Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini mengajak untuk maju bersama melakukan kebiasaan yang baik dengan mencuci tangan.

Untuk menularkan kebiasaan baik ini, maka penting untuk memperingati hari cuci tangan sedunia di enam (sepuluh) sekolah itervensi program PROSPER dengan melibatkan tidak hanya anak-anak, namun juga melibatkan orang tua siswa agar memahami bahwa bangkit dan membangun masa depan bersama di masa pandemic merupakan kekuatan utama.

Peserta pertemuan ini adalah seluruh siswa Sekolah Intervensi PROSPER II KAb. Bone bersama Orang Tua, dan akan dinilai oleh antara lain:, Kecamatan Lamuru 3 orang, PKM Lamuru 3 orang, Kecamatan Tanete Riattang Barat 1 orang PKM Watampone1 orang, Pengawas Pendidikan Kec. Lamuru 3 orang, Pengawas Pendidikan Kec. Tanete Riattang BArat 1 orang, Kepala sekolah dan Guru 18 Orang, Siswa 228 Orang, Cargill 2 Orang, CARE staffs 4 orang

Lomba ini diselenggarakan untuk menyambut World Hand Hygiene Day 2021 dengan tema : “Our Future is at Hand – Let’s Move Forward Together ” (Masa depan kita di tangan kita- mari beraksi bersama untuk membuat CTPS nyata bagi semua).

Siswa akan berkolaborasi dengan orang tuanya dalam pendampingan pembuatan prakarya tempat
cuci tangan di rumah.

Selanjutnya prakarya ini akan dibawah oleh siswa ke sekolah untuk dinilai. Prakarya akan dikumpulkan di lapangan sekolah dan diatur berjarak menyesuaikan kondisi dan protocol kesehatan.

Prakarya Tempat cuci tangan kemudian diisi dengan air dan secara serempak masing-masing siswa mencuci tangan dengan menggunakan sarana yang mereka buat. Saat siswa mencuci tangan.

 

Pewarta A Syafri Azis

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending