DAERAH
Baznas Bone Bantu Biaya Perawatan Balita
Dipublikasikan
4 tahun lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA, WATAMPONE || Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali membantu seorang balita yang tengah dirawat di rumah sakit.
Wakil Ketua 2 BAZNAS Kabupaten Bone Bidang Penyaluran Hj. Farida Hanafing.ST bersama rombongan mendatangi RS Datu Pancaitana balita tersebut dirawat guna membantu biaya pengobatannya, Selasa, (06/09/2022).
Semua biaya perawatan dilunasi BAZNAS karena melihat kondisi keluarga yang pas-pasan. Apalagi, balita bernama Rezky anak dari pasangan Jufri dan Arianti tersebut tidak memiliki BPJS kesehatan.
Hj. Farida Hanafing mengatakan bahwa BAZNAS membantu biaya perawatan kepada balita tersebut setelah mendapatkan informasi. Tentu ini memang layak dibantu dari zakat para Muzakki.
Sehari sebelumnya pihak BAZNAS Bone telah menjalin komunikasi tentang kondisi pasien bersama drg. Sardiawanti. Saat itu Hj Farida menanyakan beberapa hal tentang kondisi Muhammad Rezky putra ketiga dari ibu Arianti.
Apa penyebab anaknya sakit, apakah mungkin karena sering jajan tidak sehat? Yang ternyata dijawab iya oleh ibu Arianti.
“Muhammad Rezky ini sering jajan kerupuk yang ber msg tinggi. Bila kita mau cari tahu sedikit saja, tipes atau demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi.
Bakteri ini umumnya dapat berkembang di dalam minuman atau makanan yang tidak diolah secara higienis atau kurang matang. Anak-anak paling berisiko terkena tipes karena sistem kekebalan tubuhnya belum kuat dan masih berkembang,” ujarnya.
Ia berharap semoga Rezky bisa pulih kembali seperti sedia kala dan bisa kembali masuk sekolah belajar dan bermain bersama temannya.
Hj.Farida Hanafing juga menceritakan kehidupan Arianti bersama keluarga cukup sulit. Ia bekerja sebagai cleaning service dan suaminya menjadi loper koran. Penghasilan mereka betul-betul hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Arianti menangis memeluk Hj. Farida setelah mengetahui bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan dibayarkan. Dan juga akan diberi bantuan usaha produktif sesegera mungkin setelah tempat usahanya mereka siapkan.
BAZNAS dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya.
Salah satu tujuannya adalah terwujudnya penyaluran ZIS-DSKL yang efektif dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan ummat, dan pengurangan kesenjangan sosial.
Untuk itu sangat diharapkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk saling membantu sesama dengan tunaikan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Bone. (*)
Anda juga mungkin suka


LONTARA+ Sabet Penghargaan Cita Loka Fest 2026

Polda Sulsel Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Aliyah Lepas Jalan Sehat HUT IBI ke-75

Trending
Makassar4 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Pendidikan3 minggu laluAchi Soleman Serahkan Reward untuk Sekolah dengan Progres Adiwiyata Terbaik
Internasional2 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah






