Terhubung dengan kami

Makassar

BKKBN Sulawesi Selatan dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Cegah Stunting di Makassar

Dipublikasikan

pada

KATADIA,MAKASSAR || Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Rumah Zakat Sulawesi Selatan menyalurkan paket sembako untuk mencegah stunting di sejumlah wilayah di Kota Makassar-Sulawesi Selatan.

Penyaluran sembako ini dilakukan selama 2 hari berturut-turut mulai dari tanggal 29-30 Mei 2023 di 4 titik berbeda yakni hari pertama dilakukan di kantor lurah bakung diserahkan oleh Lurah Kelurahan Bakung Ricky Andika Karumpa dan dirumah kader Posyandu Kelurahan Sudiang Raya. Kemudian di hari kedua dilakukan dikantor kelurahan daya dan Posyandu Bougenville Keluraha Pai Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar

Kepala perwakilan Rumah Zakat Sulawesi Selatan Amir Sanggu saat dikonfirmasi Media ini menyampaikan program ini diadakan sebagai upaya untuk mengurangi angka stunting yang masih tinggi di Sulawesi Selatan. Menurut data dari BPS Sulawesi Selatan, sejak tahun 2020 angka stunting masih mencapai 30,1%. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang memadai pada masa pertumbuhan anak. Kata Amir

Kami berharap semoga melalui program ini, diharapkan Baduta, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat menerima asupan gizi yang memadai dan mencukupi untuk pertumbuhan mereka. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang memadai, terutama pada masa-masa penting seperti kehamilan, menyusui, dan pertumbuhan anak. Ucap Amir Kepala RZ Sulsel itu

Sementara itu, Salmiah Made selaku program Head Rumah Zakat Sulawesi selatan pada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting, yakni kondisi gagal tumbuh fisik dan kognitif pada anak akibat kekurangan gizi. Paket sembako tersebut diberikan kepada keluarga yang memiliki anggota yang berisiko mengalami stunting, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ia juga menyampaikan kepada para penerima untuk memaksimalkan paket yang sembako yang diberikan agar fokus untuk perbaikan Gizi kami berharapan semoga program ini mampu menyediakan asupan gizi dan nutrisi. Kata Salmia Made

adapun sembako yang dibagikan berupa, beras (karbohidrat), minyak (lemak nabati), Telur (protein Hewani), dan tempe (protein nabati). Selain penyaluran sembako juga dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan untuk beberapa ibu hamil.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, karena dianggap memberikan manfaat yang besar bagi keluarga yang kurang mampu. Selain itu, diharapkan kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi instansi-instansi lainnya untuk turut mendukung program-program dari Rumah Zakat dan BKKBN dalam mencegah stunting di Indonesia. kata Sri Rahayu Ningsih (22 Tahun) salah satu penerima sembako dari Rumah Zakat dan BKKBN tersebut

Kegiatan penyaluran sembako ini juga didampingi langsung oleh kasmawati Kepala UPT KB Biringkanaya dan seluruh PKB se Kecamatan Biringkanaya.

Laporan : RR

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending