Kamis, Februari 22, 2024

Rektor Unismuh Makassar Ambil Sikap Tegas: Sanksi Akademik untuk Kasus Pengeroyokan

KATADIA,MAKASSAR || Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengumumkan sikap tegas dan pemberian sanksi akademik terkait kasus pengeroyokan yang terjadi dalam lingkungan kampus. Pernyataan resmi ini disampaikan melalui konferensi pers yang dilaksanakan di ruang rapat Senat Lantai 17 pada Senin 12 Juni 2023.

Kasus pengeroyokan ini telah menarik perhatian nasional dan internasional karena kejadian yang sangat disesalkan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai Islam, Kemuhammadiyahan, dan juga nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila, yang menjadi landasan Unismuh Makassar.

Rektor Ambo Asse menegaskan komitmen universitas dalam menjaga dan mempertahankan citra baik sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak mulia. Berdasarkan laporan dan pengakuan korban, kejadian pemukulan dan pengeroyokan dilakukan oleh beberapa orang pada tanggal 29 Mei 2023, pukul 13.00 WITA di Kampus Unismuh Makassar.

Unismuh Makassar telah melakukan investigasi internal yang melibatkan saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Setelah pemeriksaan terhadap korban dan mempertimbangkan laporan serta keterangan saksi-saksi yang menguatkan keterlibatan Muh. Rizki Anugrah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unismuh, Rektor Ambo Asse memutuskan untuk memberhentikan Muh. Rizki Anugrah sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.

Keputusan yang sama akan diberlakukan kepada pelaku lainnya yang berstatus mahasiswa Unismuh, namun proses investigasi masih dilakukan oleh Dewan Kehormatan, Etik, dan Advokasi (DKEA) Unismuh. Untuk pelaku yang berstatus mahasiswa dari perguruan tinggi lain, universitas akan berkoordinasi dengan pimpinan kampus asal mahasiswa tersebut untuk memberikan sanksi dan pembinaan sesuai aturan di kampus masing-masing.

Sementara itu, pelaku yang telah berstatus alumni dan pelaku yang bukan mahasiswa akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Unismuh Makassar menekankan komitmen mereka dalam menjaga kenyamanan dan lingkungan akademik yang aman serta kondusif bagi seluruh sivitas akademika.

Rektor Ambo Asse berharap keputusan ini menjadi pembelajaran bagi seluruh mahasiswa Unismuh Makassar untuk menjauhi segala bentuk kekerasan. Ia mendorong semua mahasiswa untuk mematuhi tata tertib dan kode etik yang berlaku. Unismuh Makassar juga akan terus meningkatkan sistem pengawasan dan keamanan di kampus guna mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang. Universitas tersebut berjanji akan bekerja sama dengan pihak berwenang dan lembaga terkait untuk menegakkan keadilan dalam penanganan kasus ini.

Rektor Ambo Asse juga menghimbau kepada semua pihak, termasuk media massa, untuk menyampaikan informasi terkait kasus ini secara objektif. Ia memohon dukungan dari semua pihak dalam menjaga reputasi Unismuh Makassar sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Kasus pengeroyokan ini telah mengguncang Unismuh Makassar dan menjadi perhatian publik. Universitas tersebut menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat diterima dalam lingkungan akademik yang seharusnya menjadi tempat pembelajaran dan pengembangan diri. Melalui sikap tegas dan pemberian sanksi akademik, Unismuh Makassar berharap dapat memberikan pembelajaran kepada seluruh mahasiswa untuk menjauhkan diri dari perilaku kekerasan dan mematuhi nilai-nilai etika dan moral yang tinggi.

Dalam menghadapi masa depan, Unismuh Makassar akan terus meningkatkan pengawasan dan keamanan di kampus untuk mencegah terjadinya kasus serupa. Upaya kolaboratif dengan pihak berwenang dan lembaga terkait juga akan dilakukan untuk menjamin penegakan hukum yang adil dan memberikan keadilan kepada semua pihak yang terlibat.

Kasus ini juga menjadi momentum bagi Unismuh Makassar untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Islam, Kemuhammadiyahan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan universitas tersebut. Dalam menjaga citra baik sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas, Unismuh Makassar akan terus berkomitmen untuk menjunjung tinggi akhlak mulia dan menjaga lingkungan akademik yang harmonis, aman, dan kondusif.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Rektor Ambo Asse dan Unismuh Makassar, diharapkan kasus pengeroyokan ini dapat menjadi titik balik dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik dan menjadikan Unismuh Makassar sebagai teladan bagi institusi pendidikan lainnya dalam menangani kasus serupa dan menerapkan disiplin yang ketat terhadap pelaku kekerasan.

Dalam Konferensi Pers Rektor Unismuh Makassar Prof H Ambo Asse, didampingi Wakil Rektor IIl, Dr Muhammad Tahir, Kabag Humas Unismuh, Hadisaputra dan Dewan Kode Etik Unismuh, Pak Kadir dan Andika Aulia, SH, MH.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles