Kamis, Desember 7, 2023

Temu Alumni Program Prakerja 2023,Denny 17 Juta Sudah Rasakan Manfaat Prakerja

KATADIA,MAKASSAR || Program Prakerja menggelar temu Alumni di hotel Ballroom Grand Asia, jalan Boulevard, kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pada Minggu, 10 September 2023,

Acara ini dihadiri oleh 11 Lembaga Pelatihan (LP) , termasuk Bina Profesi (B-Pro), Dandan.ID, Screenesia, Handayani Luwu Utara, CIS, Lembaga Pelatihan Kerja Bahtera Rakyat, Yayasan Pendidikan An-Nailah, Yayasan Tangkap, Ti. Wajo Intelektual Mandiri (WIM), Lembaga Pelatihan Kerja Kompak Maros, dan Mudicom.

Direktur Eksekutif, Denny Puspa Purbasari, Direktur Hukum Umum dan Keuangan, Sidiq Juniarso, serta Kepala Grup Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Rocky Satria turut hadir dalam acara ini. Lebih dari 200 peserta dari Sulawesi Selatan juga ikut serta.

Dr. H. Syamsul Bahri, SS., M.Si., MM, Direktur LKP CIS, yang mewakili Lembaga Pelatihan Kerja, menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan memiliki dinamika berbeda dengan daerah lain.

Di sini, terdapat 11 Lembaga Pelatihan yang berkolaborasi untuk menyelenggarakan Temu Alumni Program Prakerja.

Dr. Syamsul Bahri juga menekankan bahwa Program Prakerja telah memberikan pengetahuan dan pelatihan daring kepada calon pencari kerja.

Ia menambahkan,”Menjadi orang baik itu gampang, yang menjadi orang bermanfaat itu butuh perjuangan dan program Prakerja itu sangat bermanfaat bagi masyarakat dan harus diperjuangkan.”

Denny Puspa Purbasari menyebutkan bahwa 17 juta masyarakat Indonesia telah memanfaatkan Program Prakerja untuk meningkatkan kompetensi mereka di berbagai bidang.

Dari jumlah tersebut, 86 persen peserta belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikat. Sementara itu, 51 persen peserta adalah perempuan, dan 64 persen tinggal di pedesaan.

Program Prakerja memberikan akses belajar bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan 20 persen dari kelas atas, 40 persen dari kelas menengah, dan 40 persen dari kelas bawah.

Denni menjelaskan rinci mengenai Program Prakerja skema normal 2023, yang juga dapat dimanfaatkan oleh calon pekerja migran Indonesia (CPMI). Sejak 2022, CPMI diberikan prioritas untuk mengakses pelatihan di Prakerja, terutama bagi yang sudah terintegrasi sebagai calon PMI.

Program Prakerja saat ini menyediakan pelatihan online maupun offline untuk CPMI sejak 2022.

Ada juga variasi durasi pelatihan yang berbeda dari program Prakerja biasanya. Selain itu, terdapat skema offline dengan durasi yang berbeda, dengan alokasi anggaran yang lebih besar dari program Prakerja skema biasa.

“Kemungkinan besar beasiswa untuk CPMI akan lebih tinggi dari Prakerja biasanya, karena membutuhkan durasi yang cukup lama dan dilakukan secara offline,” tambah Denni.(**)

 

 

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles