Rabu, April 24, 2024

DPD PDIP Sulawesi Tengah Bantah Kehadiran Intelijen Polisi dalam Rapat Internal

KATADIA,SULAWESI TENGAH || DPD PDIP Sulawesi Tengah telah menyanggah kabar mengenai kehadiran pihak intelijen dari kepolisian yang dikabarkan mengikuti agenda rapat internal di Palu beberapa waktu lalu.

Muharram Nurdin, Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah, membenarkan bahwa pihaknya telah mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) internal di wilayah Palu.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada pihak eksternal yang ikut serta dalam agenda tersebut yang dibuka oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

“Saya tidak tahu siapa yang menyusupi berita tersebut. Tetapi, mengenai adanya kegiatan Rakerda, memang benar adanya,” ungkapnya kepada wartawan pada Rabu (22/11).

Muharram menyatakan bahwa meskipun dirinya tidak sempat mengikuti kegiatan hingga selesai karena mendampingi Hasto dalam kunjungannya, namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari stafnya di lokasi, tidak ada kehadiran pihak luar dalam Rakerda tersebut.

“Saya sudah meminta klarifikasi kepada staf saya yang berada di lokasi, dan yang kami kenal memang semuanya yang terlibat dalam rapat itu,” jelasnya.

Karena itu, Muharram menegaskan bahwa tidak ada kehadiran pihak intelijen yang disebut-sebut dalam rapat internal tersebut.

Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan DPP dan TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk mengklarifikasi isu tersebut.

“Kami telah melakukan klarifikasi kepada DPP bahwa kami tidak memiliki masalah seperti yang dituduhkan. Isu ini berasal dari TPN, tetapi informasinya berasal dari Pak Sekjen, menurut staf Pak Sekjen. Kami sedang melakukan klarifikasi apakah ada orang di dalam yang masuk dengan maksud tertentu, karena kami selalu transparan,” tambahnya.

Di sisi lain, Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Agus Nugroho, juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, termasuk pengerahan intelijen kepada partai politik.

“Polri harus bersikap netral dalam kehidupan politik sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2002 dan fokus pada keamanan agar pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai,” tegasnya.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD melaporkan adanya polisi yang mendatangi kegiatan yang dihadiri oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Palu, Sulawesi Tengah.

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyebut bahwa kantor DPC PDIP Palu dikunjungi oleh delapan orang polisi saat acara internal PDIP tersebut berlangsung.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles