Senin, Februari 26, 2024

Anies Baswedan Sentil Prabowo Terkait Sistem Siber Indonesia dalam Debat Ketiga Pilpres

KATADIA,JAKARTA || Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menghadirkan kritik terhadap capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, terkait sistem siber Indonesia dalam debat ketiga Pilpres yang digelar di Istora Senayan pada Minggu (7/1).

Anies menekankan bahwa membangun sistem tersebut memerlukan perangkat keras dan perangkat lunak yang optimal.

Anies secara tegas menuding Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan tidak memperkuat sistem siber Indonesia.

Ia juga mempertanyakan kinerja Prabowo selama lima tahun menjabat sebagai Menhan dalam membangun keamanan siber.

“Selama 5 tahun ini, apa yang dikerjakan dalam mempertahankan sistem siber kita? Justru di situ letak problemnya,” kata Anies, menyoroti isu sumber daya manusia dan pelaksanaan konsep yang dianggap tidak optimal. Dilansir dari laman web CNN Indonesia.com

Prabowo sebelumnya menyatakan pandangannya bahwa apa yang disampaikan Anies terlalu teoritis. Ia menilai sebagian besar permasalahan keamanan di Indonesia berkaitan dengan krisis sumber daya manusia yang belum menguasai teknologi tinggi.

Debat ketiga Pilpres 2024, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), menyoroti tema seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri.

Tiga calon presiden, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, beradu gagasan untuk memaparkan visi dan misi masing-masing dalam konteks isu-isu tersebut.

Debat dipandu oleh dua moderator dari MNC Grup, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, dan disiarkan oleh MNC Grup dan Garuda TV.

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles