Senin, Februari 26, 2024

Mahfud MD Mencermati Tren Penurunan Jumlah Petani dan Lahan Pertanian dalam Debat Cawapres Kedua

KATADIA, JAKARTA || Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, menyoroti penurunan signifikan jumlah petani dan lahan pertanian di Indonesia, sambil mengevaluasi peningkatan substansial subsidi pupuk yang dianggapnya tidak sebanding. Dalam debat cawapres kedua di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (21/1),

Mahfud MD mengungkapkan keheranannya atas ketidakselarasan antara kekayaan sumber daya alam Indonesia dengan keberlanjutan kedaulatan pangan, yang diindikasikan oleh penurunan jumlah petani dan lahan pertanian.

“Dengan sumber daya alam kita yang sangat kaya, namun pangan belum mencapai kedaulatan, penurunan jumlah petani dan lahan pertanian, bersama dengan peningkatan substansial subsidi pupuk, merupakan sinyal yang jelas bahwa ada ketidakseimbangan yang perlu segera diatasi,” ungkap Mahfud.

Mahfud menekankan pentingnya mengelola sumber daya alam sesuai dengan konstitusi Indonesia untuk kemakmuran rakyat.

Namun, ia juga mencatat bahwa sumber daya alam sering menjadi sumber ketegangan antara pemerintah dan rakyat, dengan konsekuensi negatif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Debat ini, melibatkan Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden lainnya, menyoroti tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles