Rabu, Februari 21, 2024

Rancang Struktur Organisasi (IPMAPAN) Se-Kota Studi Sorong Raya, Papua Barat Daya Masa Bakti 2024-2025

KATADIA,SORONG || Asrama Yamewa Paniai, Jl. Meuwo Km 11, Kota Sorong menjadi saksi perhelatan penting dalam menyongsong masa bakti baru untuk Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPMAPAN) Se-Kota Studi Sorong Raya, Papua Barat Daya.

BPH (Badan Pengurus Harian) IPMAPAN, Noak Kayame, menyampaikan rencana merancang struktur organisasi yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Kamis. 1 Februari 024

“Struktur organisasi harus mencerminkan visi dan misi kita. Setelah merumuskan koordinator dan bidang anggotanya, kita dapat memastikan bahwa setiap elemen organisasi berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan yang telah ditetapkan,” kata Noak Kayame.

Sekretaris BPH IPMAPAN Se-Kota Studi Sorong Raya, Yonatan Pigome, menekankan pentingnya pertimbangan bakat dan talenta pekerja dalam menentukan posisi atau jabatan di organisasi.

Ia juga menyoroti perlunya menyesuaikan posisi dengan kompetensi yang dimiliki agar organisasi dapat berfungsi secara optimal.

“Setiap organisasi, termasuk ikatan mahasiswa, memiliki struktur yang harus diikuti. Struktur organisasi ini merupakan landasan bagi kemajuan dan keberlanjutan organisasi,” ungkap Pigome.

Salmon Yumai, seorang senior IPMAPAN Se-Kota Studi Sorong, mengajak mahasiswa untuk lebih memahami jabatan dan fungsi dalam struktur organisasi. “Dalam artikel ini, kita akan lebih dekat dengan jabatan dan fungsi dalam struktur organisasi IPMAPAN Paniai. Mari kita simak bersama-sama,” tukasnya.

Ketua Asrama Ikatan dan Pelajar Mahasiswa/i (IPMAPAN) Se-Kota Studi Sorong Raya, Nataniel Yogi, menjelaskan bahwa jabatan tertinggi dalam organisasi dipegang oleh ketua badan pengurus harian.

Ia menegaskan bahwa pemilihan dilakukan setiap masa bakti, diikuti oleh wakilnya. “Jabatan ini sangat vital dalam konteks ikatan mahasiswa dan mahasiswi di Kota Sorong,” tambah Nataniel.

Jhongky Pigome, senior IPMAPAN yang merangkap BPH IPMANAPANDODE Se-Sorong Raya, menjelaskan bahwa organisasi lain mungkin memiliki cara berbeda dalam memilih ketua.

Meskipun tidak menggunakan sistem pemilu, pemilihan ketua tetap melibatkan proses ketat dan memperhitungkan rekam jejak calon ketua.

“Sebagai pucuk organisasi, seorang ketua memiliki tanggung jawab menjadi nakhoda dan memimpin organisasi melalui berbagai kegiatan anggota dan struktur organisasi,” ucap Pigome.

Hans Adii, seorang senior IPMAPAN, menyebutkan bahwa peran ketua dan wakilnya dapat berbeda-beda di setiap organisasi. Ia menekankan bahwa baik ketua maupun wakilnya memiliki fungsi konseptor dan monitoring/pengawasan.

Meskipun dapat terjun sebagai eksekutor, peran mereka sebagai pendukung (support) lebih dominan.

“Anggota, sebagai level paling awal dalam struktur organisasi IPMAPAN, diisi oleh para mahasiswa semester III awal. Mereka disebar ke berbagai divisi sesuai minat dan kemampuannya dalam menjalankan tugas organisasi,” tutup Hans Adii.

Semua elemen organisasi berharap dengan struktur baru ini, IPMAPAN Se-Kota Studi Sorong Raya dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan dan misi organisasi, serta memberikan kontribusi positif untuk kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.

Semoga berita ini memberikan gambaran yang jelas tentang rencana dan semangat perubahan dalam struktur organisasi IPMAPAN Se-Kota Studi Sorong Raya untuk masa bakti 2024-2025.

 

 

Penulis: Jeri P Degei.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles