Sabtu, Juni 22, 2024

Pak Ogah dan Masalah Sosial di Jalanan Makassar

KATADIA, MAKASSAR || Keberadaan Pak Ogah di ruang publik, yang semakin banyak bermunculan di persimpangan jalan hingga penyeberangan, menjadi sorotan di media sosial.

Namun, menurut DR. Imran Kamaruddin, seorang Dosen Sosiologi dari Universitas Ichsan Sidrap, masalah ini merupakan persoalan sosial yang harus ditangani oleh institusi terkait pemerintahan.

Menurut Imran, kehadiran Pak Ogah di jalan adalah hasil dari minimnya pendidikan yang dimiliki oleh mereka.

Solusi untuk menangani masalah ini harus melibatkan lintas sektoral, karena profesi Pak Ogah telah menjadi pekerjaan yang menghasilkan pendapatan signifikan dari pengaturan lalu lintas.

Imran menambahkan bahwa untuk mengatasi keberadaan Pak Ogah, pemerintah setempat harus menciptakan pekerjaan alternatif yang dapat memberikan penghasilan setara dengan yang diperoleh oleh Pak Ogah saat ini.

Namun, hal ini merupakan tantangan tersendiri.

Tidak hanya Pak Ogah, Imran juga menyoroti keberadaan gembel dan pengemis (Gepeng), yang juga menghasilkan pendapatan yang cukup besar.

Lokasi-lokasi seperti Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, Jalan Hertasning, dan titik-titik lainnya, menjadi tempat umum dan arena praktek bagi Pak Ogah yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles