Minggu, Mei 26, 2024

Rutan Donggala Memamerkan Karya Sarung Tenun WAKARLA dalam “Mobile Intellectual Property Clinic”

KATADIA,PALU || Rutan Donggala turut serta memamerkan karya warga binaannya pada acara “Mobile Intellectual Property Clinic” yang diselenggarakan oleh Divisi Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Best Western Palu pada Kamis (25/04), dimana berbagai produk unggulan dipamerkan, termasuk sarung tenun merk WAKARLA yang menjadi perhatian utama.

Acara ini dibuka oleh Min Usihen, Plh. Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM R.I, yang juga merupakan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual.

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Ma’mun Amir, serta sejumlah pejabat dan kepala unit terkait, termasuk Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Kota Palu.

Setelah pembukaan, rombongan pejabat mengunjungi stand pameran yang ada, termasuk stand pameran Rutan Donggala yang menampilkan beragam karya seni dari warga binaan pemasyarakatan.

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah sarung tenun WAKARLA, yang diproduksi oleh narapidana di Rutan Donggala.

Min Usihen dan Ma’mun Amir memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas dan keahlian warga binaan dalam membuat sarung tenun tersebut.

Meskipun berada di dalam penjara, mereka mampu menghasilkan karya seni yang berkualitas tinggi, sekaligus memperlihatkan ciri khas budaya Kabupaten Donggala.

Suwandi, Karutan Donggala, mengungkapkan bahwa meskipun tidak ada program bimbingan kerja secara resmi di Rutan Donggala, pihaknya berupaya menyediakan fasilitas agar warga binaan dapat terus berkarya.

Keahlian menenun yang mereka kembangkan di dalam penjara diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke masyarakat, serta berkontribusi pada perekonomian dan pelestarian budaya di Sulawesi Tengah.

Dengan memamerkan karya-karya seperti sarung tenun WAKARLA, Rutan Donggala tidak hanya memberikan kesempatan bagi warga binaannya untuk berkarya, tetapi juga memperlihatkan potensi dan kontribusi positif dari program-program rehabilitasi di dalam lembaga pemasyarakatan.

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi dan mendukung pengembangan bakat dan kreativitas warga binaan, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles