Selasa, Juni 18, 2024

Busrah Abdullah Siap Berlaga di Pilwalkot Makassar 2024

KATADIA,MAKASSAR || Mantan Ketua DPD PAN Makassar, H.M Busrah Abdullah, menyatakan niatnya untuk kembali bersaing dalam pemilihan wali kota Makassar 2024.

Dorongan dari berbagai pihak dan tekadnya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan Makassar menjadi motivasi utama bagi Busrah untuk bertarung di kontestasi Pilwalkot Makassar.

Tak menunggu lama, mantan Plt Ketua DPRD Makassar ini langsung bergerak cepat dengan mengunjungi beberapa partai politik untuk mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Rabu (5/6/2024) siang, Busrah mengambil formulir di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar, Jl Hertasning.

Dalam kesempatan tersebut, Busrah mengenakan pakaian merah bertuliskan “Inimi AndalanNa Makassar” dan diantar oleh ratusan relawan, termasuk beberapa yang berseragam PAN.

Sekretaris DPC PKB Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, bersama Ketua LPP PKB Makassar, Basdir, dan Ketua Desk Pilkada PKB Makassar, H Sikki Rudding, menerima pengambilan formulir dari Busrah. Dengan langkah ini, Busrah menambah daftar bakal calon (balon) wali kota yang telah mengambil formulir di PKB.

Nama-nama balon wali kota Makassar lainnya yang sudah tercatat mengambil formulir di PKB antara lain Abdul Rahman Bando, Munafri Arifuddin, Indira Yusuf Ismail, Andi Seto Asapa, H. Nasrun, Adi Rasyid Ali, Amri Arsyid, Irwan Adnan, Najmuddin, dan Ahmad Susanto.

Setelah mendaftar, Busrah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan yang diperlukan, serta berkomitmen untuk mengembalikan formulir dalam waktu 24 jam. Sebelumnya, ia juga telah mengembalikan formulir di PAN dan merencanakan kunjungan ke PDIP, PKS, dan Perindo.

Busrah mengungkapkan bahwa dorongan dari Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, serta dukungan dari rekan-rekan di Makassar menjadi faktor pendorong baginya untuk maju kembali.

“Setelah berkomunikasi dengan teman-teman di Makassar, saya memutuskan untuk maju. Itulah sebabnya saya terlambat,” ujarnya di DPC PKB.

Busrah menekankan bahwa setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih, dan ia juga memiliki hak yang diatur oleh undang-undang. Menurutnya, Makassar sebagai barometer Indonesia Timur membutuhkan pemimpin yang berpengalaman dan memiliki komitmen untuk memberantas penyalahgunaan anggaran serta mafia tanah.

Pengalaman Busrah di DPRD Makassar menjadi bukti bahwa ia tidak bisa diintervensi oleh kekuasaan untuk melanggengkan kepentingan pemodal yang merugikan rakyat.

“Saya buktikan di DPRD. Saya pernah di semua komisi, pernah juga jabat ketua DPRD walau hanya 6 bulan sebagai Pj (penjabat),” tegasnya.

Busrah berharap PKB menjadi bagian dari visi dan misinya untuk menjalankan pemerintahan yang baik dan benar.

“Saya ajak PKB untuk berada di barisan kami. Insya Allah, saya tidak bisa diatur-atur sepanjang tidak melenceng dari aturan,” tambahnya.

Selain itu, Busrah berkomitmen untuk mengembalikan uang rakyat kepada rakyat dan berharap PKB bergabung dalam koalisi.

“Target saya adalah membangun komunikasi dengan 5 hingga 7 partai dan Insya Allah kita akan berkoalisi jika ada rekomendasi dari PKB,” ujar pengusaha importir ikan ini.

Meskipun banyak berada di luar kota Makassar untuk urusan bisnis, Busrah menegaskan kecintaannya terhadap kota daeng tidak bisa diragukan.

“Saya tiba-tiba dihubungi saat berada di Sorong, dan setelah berkomunikasi, saya memutuskan untuk maju. Saya berharap PKB menerima kami dan memberikan rekomendasi,” tutupnya.

Andi Makmur Burhanuddin menyampaikan bahwa DPC PKB Makassar hanya berkapasitas untuk menerima dan meneruskan berkas pendaftaran calon. Penetapan rekomendasi ada di tangan DPP PKB.

“Namun, Insya Allah kami akan mengawal ke DPP, dan berharap survei bisa menjadi penilaian tambahan,” ucap caleg DPRD Makassar yang terpilih di Pileg 2024 ini.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles