Selasa, Juni 25, 2024

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto Bagikan Pengalaman di Mayor Forum World Cities Summit 2024 di Singapura

KATADIA,SINGAPURA || Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, berbagi pengalaman di hadapan wali kota se-dunia dalam agenda Mayor Forum World Cities Summit (WCS) 2024, yang diadakan di Singapura pada Minggu (2/6).

Acara tersebut dipandu langsung oleh Desmond Lee, Menteri Pembangunan Nasional Singapura.

Danny Pomanto, sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto, menjelaskan bagaimana dirinya memimpin Makassar menuju masa depan yang lebih baik melalui program Lorong Wisata.

Menurutnya, lorong adalah sel kota yang harus mendapat perhatian khusus, mengingat 30% dari 1,4 juta jiwa penduduk Makassar tinggal di lorong atau gang.

“Kondisi masyarakat lorong berbeda dengan mereka yang tinggal di perumahan. Banyak konflik sosial, tingkat kemiskinan yang tinggi, dan kualitas lingkungan yang rendah. Lorong-lorong sering diabaikan dalam pengembangan kota,” ujar Danny Pomanto.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Makassar meluncurkan program Lorong Wisata yang bertujuan membangun masyarakat lorong. “Kenapa lorong? Karena lorong adalah sel kota, dan sel penting untuk menentukan kesehatan kota,” tambahnya.

Danny Pomanto menekankan pentingnya public engagement dalam pembangunan kota. Program Lorong Wisata mencakup 21 konten yang memperbaiki kehidupan masyarakat lorong, seperti food security, inflation control, circular economy, city farming, city garden, social mitigation, destinasi wisata baru, hingga pengembangan UMKM.

“Di Lorong Wisata, ada budidaya perikanan dan pertanian perkotaan, bank sampah, UKM digital, shelter komunitas, dan dewan lorong sebagai penghubung antara pemerintah kota dan masyarakat,” jelasnya.

Program Lorong Wisata disebut berhasil karena pelibatan masyarakat yang kuat. Melalui program ini, masyarakat dapat beradaptasi dan ikut terlibat dalam hampir semua program pemerintah. “Kini di Makassar, lingkungan lorong menjadi ruang tamu kota. Mereka menjadi pusat kota berskala kecil,” ungkap Danny Pomanto.

Lorong Wisata di Makassar, yang jumlahnya lebih dari 2 ribu, telah banyak dikunjungi tamu, baik dari Indonesia maupun internasional. Pada Agustus 2023, Dubes Singapura Mr. Kwok Fook Seng bersama peserta Senior Management Programme Singapore menjelajahi Lorong Wisata Zurich di Kompleks Dewi Kumala Sari Tamalanrea, Makassar.

Mereka melihat budidaya tanaman pangan seperti cabai, pakcoy, tomat, padi, hingga bawang, serta budidaya perikanan seperti lobster air tawar dan maggot. Para tamu juga menyaksikan aktivitas bank sampah dan shelter warga sebagai tempat pengaduan masyarakat.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Sorry Bro