Terhubung dengan kami

Pendidikan

Beginilah Keceriaan Anak-Anak SD. Inpres 12/79 Macanang Saat Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak Sekolah Dasar (SD) Inpres 12/79 Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, saat mereka dengan penuh semangat membagikan takjil kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, Rabu (19/03/2025).

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para siswa untuk belajar berbagi dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.

Di bawah bimbingan para guru, yang dipimpin Kepala Sekolah SD Inpres 12/79 Macanang juga dihadiri pengurus inti Komite Sekolah, anak-anak terlihat antusias berdiri di pinggir jalan atau depan sekolah jalan Ahmad Yani membagikan paket takjil kepada pengguna jalan yang melintas.

Meski sederhana, aksi mereka mendapat sambutan hangat dari warga yang menerima takjil tersebut. Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk memahami arti berbagi dan menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini.

Salah satu guru Akrawati menekankan bahwa yang terpenting bukanlah jumlah takjil yang diberikan, tetapi makna dari berbagi itu sendiri. Ia berharap pengalaman ini dapat memberikan pelajaran berharga bagi anak-anak.

“Jangan dinilai dari banyaknya yang kita beri, tapi dibalik semua itu ada ilmu yang kami dapatkan dan keikhlasan yang kami lakukan,” ujar wali kelas VI

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang diharapkan dapat terus dilakukan di tahun-tahun mendatang tergantung petunjuk Dinas Pendidikan Kabupaten Bone karena kegiatan ini juga merupakan petunjuk Dinas Pendidikan mengisi kurikulum belajar khusus di Bulan Ramadan salah satunya dengan kegiatan berbagi takjil.

Berbagi Takjil, selain meningkatkan solidaritas antar siswa, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat sekitar.

Dengan semangat Ramadan, aksi kecil dari anak-anak SD ini menjadi inspirasi bahwa berbagi tidak selalu harus dalam jumlah besar, tetapi ketulusan dan niat baiklah yang membuatnya berarti.

Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya dalam menanamkan nilai kepedulian sejak dini.(Dhany)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending