Terhubung dengan kami

Kab Barru

Wabup Barru: Akselerasi Penanaman Pohon untuk Selamatkan Barru 20 Tahun Mendatang

Dipublikasikan

pada

KATADIA BARRU || Kabupaten Barru memperingati Hari Bumi dengan kegiatan penanaman pohon serentak di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan.

Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menekankan pentingnya aksi nyata dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman kenaikan permukaan laut yang mengancam 78 km pesisir Barru.

Kegiatan yang bertema “Kekuatan Kita, Planet Kita (Our Power, Our Planet), Menjaga Bumi Tantangan Jawab Kita Bersama” ini dilaksanakan di halaman Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Barru dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kab. Barru, unsur Forkopimda Barru, dan perwakilan dari PT PLN Indonesia Power.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abustan menyampaikan keprihatinan atas kondisi hutan lindung di Barru yang 70% nya belum ditumbuhi pohon. Ia mendesak percepatan penanaman pohon sebagai langkah krusial untuk menyelamatkan lingkungan dan masa depan Kabupaten Barru dalam 20 tahun mendatang.

“Hujan dua hari saja sudah membuat wilayah pesisir tergenang. Permukaan laut naik 1,4 cm per tahun, dan hutan kita hampir habis. Jika dibiarkan, 78 km pesisir Barru bisa tenggelam,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Wakil Bupati menyarankan agar pembangunan perumahan dialihkan ke wilayah dataran tinggi. Selain itu, beliau juga mendorong pengelolaan hutan lindung dan hutan produksi yang lebih produktif, dengan menerapkan sistem tumpang sari dan menanam tanaman produktif minimal 50% dari total tanaman.

Contoh keberhasilan sistem ini telah terlihat di wilayah Bulo-bulo, dengan penanaman sukun dan durian.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap agar penanaman pohon dilakukan secara rutin, minimal sekali sebulan, dengan melibatkan ASN dan masyarakat.

Ia menargetkan setiap ASN menanam satu pohon setiap bulan, memanfaatkan lahan tidur seluas 9.600 hektar yang tersedia. “Ini warisan terbaik yang bisa kita tinggalkan untuk anak dan cucu kita,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon rutin ini diharapkan dapat mengembalikan Barru menjadi kabupaten yang hijau dan produktif dalam 5-10 tahun mendatang.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending