KATADIA BONE || “Setetes Darahmu Bukti Cinta untuk Ibu dan Sesama” menjadi tema yang digaungkan UPT Puskesmas Bajoe dalam kegiatan donor darah rangka Peringatan Hari Ibu ke-90. Kegiatan tersebut digelar di ruang layanan masyarakat Puskesmas Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Senin (22/12/2025).
Kegiatan donor darah ini diikuti oleh tenaga medis Puskesmas Bajoe, termasuk Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.ST, serta melibatkan staf kelurahan dan kecamatan, kader kesehatan, kader Posyandu, stakeholder terkait, dan warga sekitar.
Kepala Puskesmas Bajoe, Bd. Marlina, S.ST, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan antara pihak puskesmas dan para kader dalam menggalang soliditas guna menyukseskan berbagai program kesehatan.
“Ini merupakan wujud kebersamaan kami bersama para kader untuk menggalang soliditas. Kami berusaha bersama-sama menyukseskan seluruh kegiatan dan program kesehatan yang ada di Puskesmas Bajoe,” ujarnya di sela kegiatan.
Marlina menambahkan, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara rutin dengan kemasan acara yang bervariasi.
“Ada Jambore Kader, senam massal, hingga kegiatan outbound. Ini menjadi wujud kebersamaan kami dengan para kader untuk mengisi ulang semangat, mengingat kader merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, khususnya di Posyandu,” harapnya.
Terkait upaya pencegahan stunting, Marlina mengaku terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya asupan gizi dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
“Stunting merupakan kondisi tumbuh kembang anak yang terhambat, sehingga menyebabkan tinggi badan anak tidak ideal atau lebih pendek dibandingkan anak seusianya,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dan memiliki nilai ibadah. “Kegiatan ini sungguh luar biasa karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Donor darah juga merupakan bentuk ibadah karena dapat membantu sesama,” ujarnya dengan senyum khas.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mengisi peringatan Hari Ibu dengan aksi sederhana namun bermakna melalui donor darah. “Setetes darahmu dapat menyelamatkan nyawa,” katanya.
Donor darah memiliki berbagai manfaat, di antaranya menjaga kesehatan jantung dan aliran darah, membantu menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu deteksi dini berbagai penyakit.
Donor darah dianjurkan bagi masyarakat berusia 17 hingga 60 tahun, sehat jasmani dan rohani, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah dan kadar hemoglobin normal, serta dengan jarak waktu donor minimal dua bulan. (ANDIS)