KATADIA BULUKUMBA || Upaya memperkuat koordinasi dan sinergitas lintas sektor terus dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bontobahari. Senin, 08 Desember 2025
Kepala KUA Bontobahari H. Ansar Mahdy bersama seluruh Penyuluh Agama Islam melaksanakan audiensi di Polsek Bontobahari sebagai bagian dari agenda kolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pencegahan pernikahan dini di wilayah hukum Bontobahari.
Dalam pertemuan tersebut, hadir personel Polsek Bontobahari dan sejumlah Bhabinkamtibmas. Kepala KUA menegaskan pentingnya keterlibatan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman pada setiap prosesi pernikahan, sekaligus memperkuat pembinaan kepada masyarakat terkait kesiapan berumah tangga.
Di hadapan penyuluh agama dan jajaran Polsek Bontobahari, H. Ansar Mahdy menyampaikan bahwa keterlibatan aparat keamanan tidak hanya sebatas penanganan masalah setelah terjadi, tetapi lebih pada langkah pencegahan sejak dini.
“Kalau ada calon pengantin mendaftar menikah di kantor, tolong bantu sosialisasikan agar mengundang Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Bukan hanya sebelum atau sesudah resepsi, tetapi pada hari ‘H’ juga diharapkan hadir untuk mengawal dan menyaksikan prosesi sakral tersebut,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat, terutama terkait pernikahan, berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Mewakili Kapolsek Bontobahari, salah satu Bhabinkamtibmas Sulaeman menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun KUA Bontobahari. Ia menegaskan bahwa Polsek siap mendukung setiap upaya kolaborasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Amanah pimpinan kami jelas: ketika sebuah pernikahan resmi, sudilah kiranya kami dari aparat keamanan turut terlibat. Terima kasih kepada KUA atas sinergitas yang telah dibangun,” tutur Sulaeman.
“Kita tidak ingin ketika ada masalah barulah polisi atau aparat keamanan dihubungi. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Artinya, kita mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aparat keamanan juga menjadi salah satu langkah untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan meminimalisir potensi gangguan atau konflik sosial yang mungkin muncul.
Audiensi ini merupakan agenda kedua Kepala KUA pada hari yang sama. Sebelumnya, rombongan mengunjungi Kantor Kelurahan Tanah Lemo, yang dipandu oleh Penyuluh Agama Pirmansyah.
Sementara kunjungan di Polsek Bontobahari dipandu oleh Darwis, Penyuluh Agama KUA yang turut mendampingi sejak awal.
Kedua agenda tersebut memperlihatkan komitmen kuat KUA Bontobahari dalam memperluas jalinan kolaborasi, mulai dari tingkat pemerintahan kelurahan hingga aparat keamanan wilayah.
Sinergi antara KUA, Polsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para penyuluh agama menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Bontobahari yang aman, tertib, dan sadar hukum.
Selain fokus pada pencegahan pernikahan dini, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keluarga sakinah serta mengurangi potensi konflik yang berkaitan dengan pelaksanaan acara pernikahan.
Dengan terjalinnya kolaborasi ini, KUA Bontobahari menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendorong keterlibatan semua pihak demi terciptanya kondisi sosial yang lebih stabil dan harmonis.(**)