Terhubung dengan kami

Kab Barru

Panrita Mandiri Global Resmi Diluncurkan, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Panrita Mandiri Global resmi diluncurkan bersamaan dengan pelaksanaan Dialog Publik yang digelar pada Sabtu pagi, 17 Januari 2026, di Aula Besar Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Makassar, Sulawesi Selatan.

Peluncuran ini menjadi tonggak awal lahirnya sebuah ruang kolaborasi lintas generasi yang mengedepankan gagasan, kepemimpinan, serta partisipasi aktif dalam menjawab tantangan pembangunan di era modern.

Dialog publik tersebut berlangsung dinamis dan sarat gagasan, menghadirkan sejumlah tokoh nasional serta praktisi dari berbagai bidang. Fokus utama diskusi diarahkan pada peran strategis generasi muda dalam pembangunan politik dan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Anggota DPR RI, Dr. H. Syamsu Rizal, dalam pemaparannya menegaskan bahwa generasi muda harus tampil sebagai motor penggerak perubahan, khususnya dalam ranah politik.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh keberanian anak muda untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi.

“Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir sebagai pelaku utama perubahan agar pembangunan nasional benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat dan berlandaskan kedaulatan demokrasi,” tegas Syamsu Rizal.

Ia juga menekankan pentingnya legislasi yang inklusif serta mendorong keterlibatan generasi muda melalui partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai gerakan sosial.

Dari perspektif ekonomi, Dr. Arham Djauharuddin, S.IP., MM, yang juga merupakan AMBM sekaligus Manajer Bisnis Bank BRI Sungguminasa, memaparkan proyeksi perekonomian Indonesia tahun 2026.

Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mencapai 5,4 persen Produk Domestik Bruto (PDB), didorong oleh pemulihan ekonomi yang semakin merata di berbagai sektor.

Menurut Arham, konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,2 persen. Sementara itu, belanja pemerintah dan investasi diperkirakan tumbuh di kisaran 5,3 hingga 5,5 persen. Di sisi ekspor, pertumbuhan diproyeksikan mencapai 4,5 persen, terutama dari sektor manufaktur berteknologi tinggi.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya sejumlah tantangan serius pada tahun 2026, mulai dari ketidakpastian dan meningkatnya ketegangan geopolitik global, perlambatan ekonomi dunia, hingga fluktuasi harga komoditas.

Stabilitas harga, kebijakan subsidi, efektivitas program strategis nasional, serta kondisi keuangan negara menjadi faktor penting yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat iklim investasi, serta mengoptimalkan sektor pertanian, industri, dan pariwisata merupakan langkah krusial untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya transisi energi dan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Melalui dialog publik ini, Panrita Mandiri Global menegaskan komitmennya sebagai wadah pendidikan, diskusi, dan aksi nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Organisasi ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide progresif, inovatif, dan solutif dalam mempersiapkan generasi yang mandiri, adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

“Panrita Mandiri Global hadir sebagai ruang kolaborasi, pertukaran gagasan, dan aksi nyata,” ujar panitia dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan susunan pengurus Panrita Mandiri Global. Dewan Penasihat terdiri dari Prof. Dr. Syamsir Dewang, M.Eng.Sc., F.Med., Dr. Ir. H. Muhammad Syaiful Saleh, M.Si., dan Dr. Pantja Nurwahidin, M.Pd. Dewan Pembina diisi oleh Dr. Arham Djauharuddin, S.IP., MM, Dr. Siti Suwadah Rimang, S.Pd., M.Hum., serta Barnadi Zakaria, S.Pd., M.Pd.

Dewan Pengawas terdiri dari Muhammad Abduh, S.S., M.Pd., Ahmad Syafii, SP, dan Hudaedah, S.Pd., M.Pd. Pengurus Harian dipimpin oleh Herli, S.Sos., M.AP sebagai Ketua, dengan Dr. Maria Ulviani, S.Pd., M.Pd sebagai Sekretaris Umum, serta Hajra Tihurna, ST., MT sebagai Bendahara Umum.

Sejumlah divisi strategis juga dibentuk, di antaranya Divisi Pendidikan dan Pelatihan serta Divisi Riset, Penelitian, dan Pengabdian, yang diharapkan menjadi motor penggerak program-program Panrita Mandiri Global ke depan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending