Terhubung dengan kami

Kab Pangkep

Tim SAR Gabungan Tembus Medan Terjal, Bangkai Pesawat Ditemukan di Pegunungan Bulusaraung

Dipublikasikan

pada

KATADIA PANGKEP || Tim SAR gabungan berjumlah 10 personel berhasil menjadi tim pertama yang menemukan bangkai pesawat serta korban pertama dalam operasi pencarian pesawat yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Operasi awal atau first in dilakukan tanpa dukungan helikopter. Tim bergerak melalui jalur darat dengan menembus medan ekstrem, terjal, dan berisiko tinggi. Kondisi geografis yang sulit tidak menghalangi upaya tim untuk mencapai titik lokasi bangkai pesawat.

Tim SAR gabungan ini terdiri dari unsur lintas instansi, termasuk dua personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar yang memiliki keahlian khusus di bidang vertical rescue. Keahlian tersebut menjadi faktor penting dalam menjangkau lokasi temuan melalui jalur darat yang curam dan berbahaya.

Keberhasilan tim first in tidak hanya memastikan titik koordinat pasti bangkai pesawat, tetapi juga menemukan korban pertama. Temuan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan strategi dan perencanaan operasi SAR lanjutan di lokasi kejadian.

Personel BPBD Kota Makassar memegang peran krusial dalam asesmen awal lokasi, pengamanan jalur evakuasi, serta penerapan teknik rope rescue dan vertical rescue di sekitar area dengan topografi terjal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan personel sekaligus efektivitas proses evakuasi.

Setelah seluruh tugas tahap awal dan penandaan lokasi selesai dilaksanakan, tim dievakuasi dari lokasi menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara. Pada tahap operasi lanjutan, tim SAR gabungan yang juga melibatkan personel BPBD Kota Makassar akan kembali diterbangkan ke area bangkai pesawat untuk melanjutkan pencarian dan evakuasi, terutama pada sektor yang membutuhkan keahlian vertical rescue.

Keterlibatan aktif personel BPBD Kota Makassar dalam tim pertama yang menemukan bangkai pesawat dan korban menegaskan kesiapsiagaan serta kontribusi nyata dalam operasi kemanusiaan berisiko tinggi.

Hingga saat ini, operasi SAR gabungan masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas tindakan di lapangan.(**)

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending