Kab Takalar
Bupati Takalar Promosikan Potensi Daerah di KBRI Beijing, Bidik Investasi Global
Dipublikasikan
3 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA TAKALAR || Dalam upaya memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus memperluas kerja sama internasional, Bupati Takalar, Daeng Manye, melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, China.
Kunjungan tersebut dilakukan bersama delegasi Pemerintah Kabupaten Takalar dan diterima langsung oleh Counsellor of Economic Affairs KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas jejaring kerja sama global serta membuka peluang investasi yang berkelanjutan di berbagai sektor unggulan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar memaparkan sejumlah sektor potensial yang siap dikembangkan bersama investor. Di antaranya industri pengolahan hasil laut, pertanian modern, energi terbarukan, hingga pengembangan kawasan industri terpadu berbasis pesisir.
Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam sebagai langkah meningkatkan nilai tambah produk daerah.
“Kami mendorong hilirisasi sumber daya alam agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi dapat diproduksi secara optimal sehingga memiliki nilai jual tinggi dan mampu menarik minat investor,” ujarnya.
Menurutnya, potensi tersebut jika dikelola secara maksimal akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya kerja sama dalam kerangka asosiasi pertukaran internasional yang terhubung dengan program Belt and Road Initiative (BRI). Program tersebut dinilai membuka peluang besar bagi daerah untuk terlibat dalam investasi dan kolaborasi lintas negara.
Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis, melalui keterlibatan langsung kepala daerah serta dukungan KBRI, potensi daerah akan semakin dikenal di tingkat internasional.
Sementara itu, pihak KBRI Beijing menyambut positif langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Takalar. KBRI menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi komunikasi dengan calon investor di China.
Selain itu, KBRI juga memberikan sejumlah masukan strategis, seperti pentingnya penyusunan proposal investasi yang kompetitif, kepastian regulasi, serta kesiapan infrastruktur sebagai faktor utama dalam menarik minat investor asing.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbuka peluang kerja sama konkret yang mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah dan memperkuat posisi Kabupaten Takalar di kancah global.


PLN Salurkan Paket Sembako kepada 9 Keluarga Penerima Program Amarilis di Bulukumba

Kalapas Narkotika Sungguminasa Perkuat Deteksi Dini Kamtib Lewat Kontrol Keliling Area Brandgang

Munafri Hadiri Gala Dinner Rakernas APEKSI 2026 di Medan

Trending
Makassar6 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Nasional3 minggu laluSyamsuddin Rasyid,alumni Ekonomi Koperasi UNM 1998 Terpilih Memimpin Pokjawas Madrasah Nasional






